Page 386 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2020
P. 386

Title          GELOMBANG PHK DI BALIK PANDEMI COVID-19
               Media Name     kumparan.com
               Pub. Date      09 April 2020
                              https://kumparan.com/kumparannews/gelombang-phk-di-balik-pandemi-covid -19-
               Page/URL
                              1tBo9LlEphS
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive













               Surahman terenyak membaca pesan WhatsApp yang masuk ke ponselnya. Siang itu,
               akhir Maret lalu, ia sedang bekerja di tempat salah satu klien kantor.

               Tiba-tiba ponsel pria 23 tahun itu berbunyi tanda ada pesan baru masuk. Seorang
               rekan kerja menyampaikan kabar buruk: Surahman dipecat.

               "Langsung saya WhatsApp bos. Eh, bener, dipecat," katanya kepada kumparan,
               Selasa (7/4).


               Surahman baru 11 bulan bekerja sebagai teknisi di perusahaan penyedia jasa
               perawatan alat-alat dapur dan laundry yang berdomisili di Jakarta. Saban hari dia
               mondar-mandir ke hotel dan restoran besar rekanan kantornya.

               Pandemi COVID-19 membuat usaha perhotelan dan restoran lesu. Perusahaan
               tempat Surahman bekerja pun tak luput kena imbas.


               Bisnis  perusahaan, kata dia, terseok-seok. Banyak rekanan kerja memangkas nilai
               kontrak hingga hanya setengah dari nilai awal.


               Pemasukan yang cekak membuat perusahaan lantas merumahkan karyawan secara
               sepihak. Surahman tak sendiri. Empat orang teknisi lain di kantornya bernasib
               serupa.


               Mereka tidak dapat pesangon. Surahman kini harus putar otak untuk menutup biaya
               cicilan sepeda motor yang masih tersisa tujuh bulan lagi.


               "Rp 1,1 juta sebulan, paling harus bongkar tabungan. Tapi setelah itu habis, enggak
               ada pegangan lagi," Surahman berujar.


               Dia sedikit beruntung karena masih menumpang di rumah kedua orang tuanya.
               Setidaknya, Surahman tidak perlu mengeluarkan biaya untuk tempat tinggal.

               Pandemi corona memukul hampir semua lini bisnis. Ana, seorang pemandu wisata,
               juga sudah tidak bekerja sejak sebulan terakhir.






                                                      Page 385 of 394.
   381   382   383   384   385   386   387   388   389   390   391