Page 393 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2020
P. 393
Title JOKOWI DIMINTA PERHATIKAN NASIB BURUH YANG DI-PHK
Media Name kumparan.com
Pub. Date 09 April 2020
https://kumparan.com/kumparannews/jokowi-diminta-perhatikan-nasib-buru h-yang-di-
Page/URL
phk-1tBsQx9q89B
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta pemerintah di bawah
Presiden Jokowi mengambil langkah terukur dalam menanggapi gelombang PHK di
masa pandemi corona.
Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengatakan saat ini ancaman terhadap
buruh/pekerja semakin meningkat. Banyak perusahaan melakukan PHK sewenang-
wenang di masa pandemi.
Hal itu, kata Anam, bertentangan dengan prinsip perlindungan hak-hak pekerja
sebagaimana diatur Undang-Undang Ketenagakerjaan.
"Ketegasan pemerintah atas perusahaan yang sewenang-wenang melakukan
pemutusan PHK belum jelas, padahal hak-hak pekerja dilindungi dalam UU tentang
Ketenagakerjaan," ungkap Anam dalam keterangan tertulis, Kamis (9/4).
Anam menilai, langkah pemerintah memberikan jaminan berupa bantuan sembako
dan Kartu Prakerja belum cukup.
Pemerintah harus menyiapkan skema penanganan yang komprehensif agar benar-
benar bisa melindungi hak-hak buruh/ pekerja di Tanah Air.
"Gelombang PHK yang akan meluas ini harus diatasi secara komprehensif melalui
pendekatan multisektor," ujarnya.
Buruh Migran
Choirul Anam juga menyoroti soal buruh migran yang kembali ke Indonesia.
Menurut dia, perlu ada kebijakan terkait kedatangan para buruh migran ini.
"Gelombang jutaan buruh migran yang kembali ke Tanah Air membawa konsekuensi
perlunya aturan dan kebijakan untuk menanganinya agar tidak menimbulkan
permasalahan sosial, ekonomi, dan kesehatan yang lebih besar," ungkap Anam.
"Diperlukan mekanisme dan kebijakan yang komprehensif dari awal penerimaan
buruh migran, pendataan, pemeriksaan, karantina, penyembuhan, dan reintegrasi
Page 392 of 394.

