Page 164 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 NOVEMBER 2021
P. 164

SEPANJANG 2021, 1.361 PEKERJA MIGRAN INDONESIA BERMASALAH
              DIPULANGKAN
              Pemerintah kembali memulangkan sebanyak 386 Pekerja Migran Indonesia Bermasalah (PMIB)
              deportan  yang  berasal  dari  Malaysia  melalui  Bandara  Soekarno-Hatta.  Data  sebaran  PMIB
              Deportasi dan WNI Shelter terdiri dari 229 laki-laki, 140 perempuan, 8 anak laki-laki dan 9 anak
              perempuan.

              Sejak Maret 2021, setidaknya terdapat 1.361 PMIB yang telah dipulangkan dari Malaysia melalui
              jalur  udara  maupun  laut.  Semuanya  telah  melalui  proses  verifikasi  dan  pendataan,  serta
              mengantongi surat keterangan hasil PCR negatif dan telah divaksin minimal dosis pertama.

              Deputi  Bidang  Koordinasi  Peningkatan  Kualitas  Anak,  Perempuan,  dan  Pemuda  Kementerian
              Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Femmy Eka Putri
              menjelaskan,  proses  pemulangan  PMIB  berjalan  cukup  baik,  mereka  pun  akan  melakukan
              karantina terlebih dahulu di Wisma Atlet Pademangan.
              “Alhamdulillah proses pemulangan para PMIB dari Malaysia berjalan dengan baik pada malam
              ini,  nantinya  sebelum  dipulangkan  ke  daerah  asalnya  para  PMIB  tersebut  akan  dilakukan
              karantina terlebih dahulu di Wisma Atlet Pademangan,” ujar dia dalam keterangannya, Selasa
              (2/11).
              Femmy  juga  mengatakan,  setelah  pemulangan  tersebut,  para  PMIB  dapat  dilakukan
              pemberdayaan  di  daerah  asalnya  masing-masing  dan  memiliki  penghasilan  untuk  memenuhi
              kebutuhan hidupnya sehari-hari.

              Ia  berharap  kepada  pemerintah  daerah  terkait  untuk  ikut  membantu  dalam  melakukan
              penanganan kepulangan para PMIB tersebut.

              “Setelah  para  pekerja  migran  ini  kembali  ke  daerah  asalnya  masing-masing,  kami  berharap
              pemerintah daerah juga ikut membantu dalam penanganan dan pemberdayaan supaya para
              PMIB  tersebut  dapat  tetap  betah  di  Indonesia  dan  memiliki  penghasilan  untuk  memenuhi
              kebutuhan hidupnya,” tuturnya.



































                                                           163
   159   160   161   162   163   164   165   166   167   168   169