Page 182 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 NOVEMBER 2021
P. 182

Seperti  diberitakan  sebelumnya,  Kementerian  Ketenagakerjaan  (Kemenaker)  memprediksi
              penetapan upah minimum tahun depan mengalami kenaikan.
              Hanya  saja,  Kemenaker  memastikan  kenaikan  itu  tidak  bakal  bergerak  signifikan  lantaran
              terjadinya gelombang kedua pandemi Covid-19 pada pertengahan tahun ini.

              Depenas dan LKS Tripnas sendiri telah mengadakan pertemuan pada 21-22 Oktober 2021 di
              Jakarta.  Persamuhan  itu  sepakat  untuk  mendorong  penetapan  upah  minimum  yang  sesuai
              dengan ketentuan PP Nomor 36/2021.

              Di sisi lain, persentase kenaikan upah minimum berpotensi lebih rendah dibandingkan dengan
              tahun-tahun sebelumnya, seiring dengan diterapkannya metode kalkulasi baru perhitungan upah
              minimum.

              Penetapan upah minimum 2022 bakal mengacu pada PP Nomor 36/2021 tentang Pengupahan
              yang menggantikan PP Nomor 78/2015.

              Sekretaris Jenderal Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI) Timboel Siregar menjelaskan
              bahwa penghitungan upah minimum terbaru akan memakai sejumlah variabel baru.

              Pada regulasi lama, kenaikan upah minimum mengacu pada tingkat inflasi dan pertumbuhan
              ekonomi tahun berjalan.

              "Kenaikan upah minimum tahun depan dihitung dengan mengacu pada upah minimum tahun
              berjalan, tingkat inflasi, pertumbuhan ekonomi, batas atas dan batas bawah upah minimum,"
              kata Timboel, Minggu (24/10/2021).

              Batas atas upah minimum sendiri dihitung dengan mengalikan rata-rata konsumsi per kapita dan
              rata-rata anggota keluarga. Hasil dari perkalian itu lantas dibagi dengan jumlah rata-rata anggota
              rumah tangga yang bekerja.

              Hasil  penghitungan  sementara  yang  dilakukan  Timboel  dengan  formulasi  terbaru
              memperlihatkan  kenaikan  upah  minimum  berada  di  kisaran  1  sampai  2  persen.  Selain  itu,
              kenaikan upah minimum berpotensi tak merata karena inflasi dan pertumbuhan ekonomi tak
              merata di setiap provinsi.






























                                                           181
   177   178   179   180   181   182   183   184   185   186   187