Page 185 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 NOVEMBER 2021
P. 185
Judul Apindo pertanyakan dasar usulan kenaikan upah 2022 sebesar 10
persen
Nama Media antaranews.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://www.antaranews.com/berita/2497153/apindo-pertanyakan-
dasar-usulan-kenaikan-upah-2022-sebesar-10-persen
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-11-02 16:31:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Hariyadi Sukamdani (Ketua Apindo) Karena sudah ada UU Cipta Kerja dan PP 36/2021,
tentu Permenaker 18/2020 itu tidak dipakai lagi
negative - Hariyadi Sukamdani (Ketua Apindo) Kami menguji, ada 64 komponen, untuk Jakarta
saja, hasilnya KHLnya di bawah upah minimum. Tidak naik. Kita masukkan yang lain, wong
inflasinya rendah, perekonomian juga malah ngedrop
neutral - Apindo Adi Mahfudz (Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pengupahan Nasional (DPN)) Ini
bukan acuan atau dasar untuk menetapkan, ini cuma untuk menyeimbangkan data (KSPI) saja
Ringkasan
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani mempertanyakan
dasar aturan yang dipakai Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) atas permintaan
kenaikan upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2022 sekitar 7 persen sampai 10 persen.
APINDO PERTANYAKAN DASAR USULAN KENAIKAN UPAH 2022 SEBESAR 10
PERSEN
Jakarta - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani
mempertanyakan dasar aturan yang dipakai Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) atas
permintaan kenaikan upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2022 sekitar 7 persen sampai 10
persen.
"Soal besaran 7 persen atau berapa itu, itu mengacu pada aturan mana, dasarnya apa. Terus
terang kami tidak tahu dasarnya apa," katanya dalam konferensi pers daring soal pengupahan
di Jakarta, Selasa.
184

