Page 190 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 NOVEMBER 2021
P. 190

Mereka berangkat dari Kota dan Kabupaten Tangerang menuju ke kantor Gubernur Banten di
              Serang, Banten, Selasa siang (2/11).
              Aksi  buruh  ini  diawali  dari  Batuceper,  lalu  berkumpul  di  Jatiuwung,  dan  bergabung  dengan
              kelompok  lainnya  di  Kabupaten  Tangerang  untuk  kemudian  bersama-sama  menuju  kawasan
              Pusat Pemerintahan Provinsi Banten.

              Presidium Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3), Dedi Sudarajat mengatakan, pihaknya meminta
              untuk  tahun  2022  upah  minimum  provinsi  (UMP)  Banten  naik  8,95%  dan  upah  minimum
              kota/kabupaten (UMK) se-Banten naik 13,50%.

              "Selain itu, upah minimum sektoral kota/kabupaten (UMSK) untuk tahun 2021 dan 2022 juga
              kami minta untuk diberlakukan," kata Dedi, dikutip Kantor Berita RMOLBanten.

              Adapun kenaikan UMP Banten dihitung berdasarkan pertumbuhan ekonomi dari tahun ke tahun
              (year  on  year).  Sedangkan  kenaikan  UMK  sebesar  13,50%  berdasarkan  survei  pasar  KHL
              (kebutuhan hidup layak).

              "Kami semua dari Aliansi Buruh Banten Bersatu ingin melakukan tuntutan kenaikan upah tahun
              2022," ujar Ketua KSPSI Banten ini.

              Dalam aksi ini, lanjut Dedi, ada ribuan buruh yang ikut dengan berkonvoi menggunakan mobil
              komando dan sepeda motor.

              "Kurang lebih ada empat ribu buruh yang berangkat dari Kota Tangerang, lalu kita gabung di
              Kabupaten Tangerang, Serang, dan Cilegon berangkat ke kantor Gubernur Banten," bebernya.

              Pergerakan para buruh tersebut mendapatkan pengawalan ketat dari aparat Kepolisian. Dedi
              menyebutkan, aksi penuntutan upah 2022 tersebut akan berlangsung damai.

              "Kami  ini  aksi  damai,  aksi  simpatik,  makanya  kami  tidak  menutup  jalan,  tidak  membuat
              kemacetan," pungkasnya.(RMOL).



































                                                           189
   185   186   187   188   189   190   191   192   193   194   195