Page 21 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 NOVEMBER 2021
P. 21
Presidium AB3, Dedi Sudarajat, meminta Upah Minimun Provinsi (UMP) Banten tahun 2022 naik
sampai 8,95% dan upah minimum kota/kabupaten (UMK) se-Banten naik 13,50%.
"Upah minimum sektoral kota/kabupaten (UMSK) untuk tahun 2021 dan 2022 juga kami minta
untuk diberlakukan," jelasnya, Selasa (2/11/2021).
Menurutnya, kenaikan UMP Banten berdasarkan pertumbuhan ekonomi Banten dari tahun ke
tahun (year on year). Sedangkan kenaikan UMK sebesar 13,50% berdasarkan survei pasar KHL
(kebutuhan hidup layak).
"Kami semua dari Aliansi Buruh Banten Bersatu ingin melakukan tuntutan kenaikan upah tahun
2022," ujarnya.
Ingin Dapat Kepastian
Kali ini, pihaknya memastikan bergerak bersama ribuan buruh. Hal ini guna mendapat kepastian.
"Kurang lebih ada 4 ribu buruh yang berangkat dari Kota Tangerang, lalu kita gabungan di
Kabupaten Tangerang, Serang, dan Cilegon berangkat ke kantor Gubernur Banten," ucapnya.
Pergerakan para buruh tersebut mendapat pengawalan ketat dari aparat Kepolisian. Dedi
menyebutkan, aksi penuntutan upah 2022 tersebut akan berlangsung damai.
"Kami ini aksi damai, aksi simpatik, makanya kami tidak menutup jalan, tidak membuat
kemacetan," katanya.
Kapolsek Jatiuwung Kompol Zazali Hariyono mengatakan pihaknya siap mengawal aksi buruh.
"Ini kita lagi ngawal buruh. Kondusif," katanya, (muhammad iqbal/kontributor/bi)
Caption:
Konvoi buruh di Kota Tangerang
20

