Page 53 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 NOVEMBER 2021
P. 53
Judul 1.361 PMIB Dipulangkan dari Malaysia
Nama Media Jawa Pos
Newstrend Pemulangan PMI Malaysia
Halaman/URL Pg2
Jurnalis Bay
Tanggal 2021-11-03 04:10:00
Ukuran 107x80mmk
Warna Warna
AD Value Rp 59.385.000
News Value Rp 296.925.000
Kategori Ditjen Binapenta
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Femmy Eka Putri (Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak) Alhamdulillah
proses pemulangan PMIB dari Malaysia berjalan dengan baik
positive - Femmy Eka Putri (Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak) Setelah pekerja
migran ini kembali ke daerah asalnya masing-masing, kami berharap pemerintah daerah ikut
membantu dalam penanganan dan pemberdayaannya.
Ringkasan
Pemerintah kembali memulangkan Pekerja Migran Indonesia Bermasalah (PMIB) dari Malaysia.
Terbaru, 386 PMIB tiba diBandara Soekamo-Hatta, Banten, Senin (1/11) malam. Jumlah itu
terdiri atas 229 laki-laki, 140 perempuan, 8 anak laki-laki, dan 9 anak perempuan.
1.361 PMIB DIPULANGKAN DARI MALAYSIA
Pemerintah kembal memulangkan Pekerja Migran Indonesia Bermasalah (PMIB) dari Malaysia.
Terbaru,386 PMIB tiba di Bandara Soekamo-Hatta, Banten, Senin (1/11) malam. Jumlah itu
terdiri atas 229 laki-laki, 140 perempuan, 8 anak laki-laki, dan 9 anak perempuan. Tercatat, sejak
Maret 2021, ada 1361 PMIB yang dipulangkan dari negeri jiran melalui jalur udara dan laut.
Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan, dan Pemuda Kemenko PMK
Femmy Eka Putri menuturkan, seluruh PMIB itu telah melalui proses verifikasi dan pendataan.
Mereka juga mengantongi surat keterangan negatif hasil tes PCR dan telah di vaksin, minimal
dosis pertama.
"Alhamdulillah proses pemulangan PMIB dari Malaysia berjalan dengan baik," ujarnya kemarin
(2/11). Dia melanjutkan, sebelum dipulangkan ke daerah asal, para PMIB itu akan dikarantina.
Proses karantina diarahkan ke Wisma Atlet Pademangan selama lima hari dengan dua kali PCR.
Setelah itu, pemerintah menyiapkan program pemberdayaan untuk mereka di daerahnya
masing-masing. Diharapkan, mereka bisa memiliki penghasilan dan tak perlu kembali bekerja ke
luar negeri.
52

