Page 133 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 9 APRIL 2020
P. 133
Pertama, Kartu Prakerja yang ditargetkan mampu melindungi sekitar 5,6 juta
pekerja di Indonesia, khususnya para korban PHK. Pemerintah juga sudah
memodifikasi program agar tidak hanya memberi keterampilan sebagai bekal
peningkatan kualitas pekerja, namun juga insentif langsung.
Peserta Kartu Prakerja akan mendapat dana sebesar Rp3,55 juta per orang.
Rinciannya, dana pelatihan sebesar Rp1 juta per periode pelatihan, dana insentif
Rp600 ribu per bulan selama empat bulan, dan dana survei Rp50 ribu per bulan
selama tiga bulan.
"Saya rasa ini kebijakan yang langsung menyasar karena sudah kami modifikasi,
tidak hanya pelatihan online, tapi juga memberi dana sebagai insentif untuk
menjaga daya beli. Kenapa tetap ada pelatihannya? Karena kami mau mereka tetap
memiliki tambahan keterampilan untuk bekerja nanti atau membuka usaha,"
terangnya.
Kedua, program vokasi dan Balai Latihan Kerja (BLK) yang merupakan program
tahunan kementerian. Ketiga, relaksasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada 11,9 juta
usaha mikro dan kecil, serta keringanan pembiayaan Ultra Mikro (UMi) kepada 11,4
juta debitur.
"Saya rasa itu semua bisa cover potensi pekerja yang dirumahkan dan PHK
termasuk ketika kebijakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) diberlakukan
DKI Jakarta. Selain itu, juga ada program bansos yang menyasar langsung
masyarakat," tuturnya.
Untuk bansos, pemerintah akan memberikan bantuan melalui Program Keluarga
Harapan (PKH), Kartu Sembako, dan Paket Sembako. Di sisi lain, pemerintah juga
memberikan gratis dan diskon tarif listrik serta insentif perumahan MBR mencapai
175 ribu unit.
Page 132 of 234.

