Page 130 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 9 APRIL 2020
P. 130

Keagamaan. Oleh karena itu, menurut Roy, tidak ada dasar hukum yang bisa
               menguatkan kebijakan pembayaran THR dapat dicicil atau ditunda


               "Bahkan, apabila pembayaran THR kepada pekerja/buruh terlambat, pengusaha
               wajib dikenakan denda 5% dari total THR yang harus dibayarkan, sebagaimana
               tercantum dalam pasal 10 ayat (1)," tutur Roy.

               Sementara itu, menurut dia, berbicara tentang dampak pandemi COVID-19, bukan
               hanya pengusaha yang terkena dampak secara ekonomi. Ia menegaskan bahwa
               buruh juga mengalami hal serupa.


               "Saat ini banyak pekerja/buruh yang dirumahkan akibat COVID-19 hanya menerima
               upah sebesar 25%. Bahkan ada yang tidak dibayar sama sekali," ujarnya.

               Di sisi lain, menurut dia, sampai saat ini masih banyak perusahaan yang tidak mau
               meliburkan pekerja/buruhnya. Padahal, pemerintah sudah menerbitkan imbauan
               untuk melakukan social distancing, physical distancing, bahkan Pembatasan Sosial
               Berskala Besar (PSBB).


               "Saat ini masih banyak pekerja/buruh yang bertaruh nyawa untuk bekerja karena
               tidak diliburkan dan juga faktor kebutuhan ekonomi," tutur Roy.


               Oleh karena itu, ia meminta agar pemerintah memberikan perlindungan bagi buruh,
               dengan menegaskan pengusaha untuk membayar THR sesuai ketentuan yang
               berlaku. Ia juga meminta agar pemerintah tidak memberikan pernyataan yang
               menyudutkan, merugikan dan mengorbankan pekerja/buruh.


               "Pemerintah sangat tahu posisi tawar pekerja/buruh dihadapan pengusaha sangat
               lemah. Akan tetapi, sangat disayangkan pemerintah malah memberikan tenaga
               kepada pengusaha untuk menekan pekerja/buruh terkait THR," kata Roy.

               Ia menilai, jika pemerintah menyerahkan keputusan THR terhadap pengusaha dan
               pekerja/buruh, sama saja dengan mendorong pengusaha melanggar peraturan yang
               berlaku. Kebijakan itu, menurut Roy, juga menjadi indikasi bahwa pemerintah
               memberikan perlindungan terhadap pengusaha yang melakukan pelanggaran.

               "Ini juga menjadi bukti bahwa pemerintah/negara melepaskan tanggung jawab
               terhadap pekerja/buruh," tutur Roy.






















                                                      Page 129 of 234.
   125   126   127   128   129   130   131   132   133   134   135