Page 210 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 9 APRIL 2020
P. 210
Title PANDEMI CORONA, 16.086 PEKERJA DI JATIM DIRUMAHKAN
Media Name investor.id
Pub. Date 08 April 2020
Page/URL https://investor.id/business/pandemi-corona-16086-pekerja-di-jatim-dir umahkan
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Sebanyak 16.086 pekerja di Jawa Timur dirumahkan karena terdampak wabah virus
corona atau Covid-19. Sementara, pekerja yang menjadi korban pemutusan
hubungan kerja (PHK) mencapai sebanyak 1.923 orang.Gubernur Jatim Khofifah
Indar Parawansa mengatakan, sektor industri pariwisata menjadi salah satu sektor
yang terdampak besar di tengah wabah Covid-19. Hal tersebut terlihat dari
banyaknya pekerja yang dirumahkan oleh perusahaan di bidang perhotelan karena
okupansinya yang terjun bebas.
"Total pekerja yang dirumahkan sejauh ini adalah 16.086. Itu semua dari 29
perusahaan di Jawa Timur," kata Gubernur Khofifah, Rabu (8/4/2020).
Sebanyak 29 perusahaan itu diantarnya 1 di Banyuwangi, 3 di Gresik, 1 Ngawi, 2
Kota Blitar, 1 Kita Batu. "Sektornya kebanyakan bervariasi terutama perhotelan dan
pariwisata," imbuh Khofifah.
Menurut Khofifah, mereka yang dirumahkan tersebut ada yang masih dalam kondisi
mendapatkan gaji meski tidak dalam kondisi utuh, ataupun ada yang tidak
mendapatkan gaji karena tidak ada operasional. Selain yang dirumahkan, pekerja
yang di-PHK selama pandemi Covid-19 di Jatim juga tak sedikit, berjumlah 1.923
pekerja.
Oleh Disnakertrans Jatim, pekerja yang dirumahkan atapun di-PHK tetap didata.
Pendataan diperlukan agar pekerja yang di-PHK dan dirumahkan bisa diprioritaskan
masuk ke dalam program pra kerja dari pemerintah pusat ataupun juga sebagai
penerima social safety net yang disiapkan oleh Pemprov Jatim.
Sementara, Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jatim Himawan mengatakan sektor
perhotelan sementara ini masuk kategori banyak dirumahkan. Sementara, pekerja
yang di-PHK umumnya dari sektor industri yang bahan bakunya impor.
"Karena kategorinya mereka itu dirugikan oleh situasi Covid-19, by name by addres
kita kirimkan nama mereka ke kementerian tenaga kerja," kata Himawan.
Harapannya, para pekerja yang dirumahkan dan di-PHK itu nanti bisa mendapat
bantuan dari pemerintah sebesar Rp 600 ribu tiap bulan selama 4 bulan. Uang
tersebut akan dikirim lewat rekening masing-masing pekerja. "Semoga bantuan ini
bisa segera cair. Namun sebelum cair akan dilakukan verifikasi terlebih dulu,"
pungkasnya.
Page 209 of 234.

