Page 212 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 9 APRIL 2020
P. 212

12/2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan dan perubahannya.

               "Memang tak ada undang-undang yang sempurna. Namun, tugas konstitusional kita
               memperhatikan semua hal secara menyeluruh dalam hal melakukan
               penyempurnaan untuk sebesar-besarnya memenangkan kepentingan nasional,
               kepentingan rakyat banyak. Penyempurnaan aspek investasi, jangan malah
               mengorbankan aspek yang lain," katanya.

               Elnino mengaku pernah terlibat dalam perancangan Draft RUU Penyiaran, dari awal
               2015 hingga september 2019. Hanya sekitar 160 pasal sederhana, tetapi gagal
               diundangkan, bahkan gagal menjadi RUU, sehingga masa jabatan DPR saat itu
               berakhir.

               "Kenapa bisa lama begitu? Karena proses akademiknya lama, melibatkan banyak
               orang. Proses politiknya juga lama, karena melibatkan banyak fraksi di DPR yang
               berbeda perspektif satu dengan yang lain. Padahal, saat itu semua orang sepakat
               agar UU Penyiaran 2002 harus segera diganti dengan undang-undang baru, karena
               perkembangan teknologi informasi dan penyiaran," tuturnya.

               Lebih lanjut Elnino mengatakan, kondisi saat ini, dimana dilakukan penerapan work
               from home, juga akan menghambat jalannya perdebatan dan diskusi untuk
               penyempurnaan RUU.

               "Kalau ingin undang-undang ini benar-benar pro rakyat, pro negara, dan pro masa
               depan bangsa, maka butuh waktu yang cukup untuk DPR membahasnya secara
               akademik dan secara politik," pungkas Elnino.








































                                                      Page 211 of 234.
   207   208   209   210   211   212   213   214   215   216   217