Page 213 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 9 APRIL 2020
P. 213

Title          PIMPINAN BALEG DPR KEWALAHAN TANGGAPI RIBUAN SMS BURUH TOLAK OMNIBUS LAW
               Media Name     suara.com
               Pub. Date      08 April 2020
                              https://www.suara.com/news/2020/04/08/215037/pimpinan-baleg-dpr-kewala han-
               Page/URL
                              tanggapi-ribuan-sms-buruh-tolak-omnibus-law
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative







               Beredar sebuah tangkapan layar WhatsApp grup (WAG) yang meminta kepada
               kalangan buruh hingga pelajar dan mahasiswa untuk mengirimkan pesan singkat
               atau chat ke sejumlah nomor milik pimpinan Badan Legislasi DPR RI.

               Dalam pesan di WAG tersebut meminta agar SMS yang dikirimkan bertukiskan
               permintaan agar Baleg DPR tidak melanjutkan pembahasan RUU Omnibus Law Cipta
               Kerja dan fokus membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19.

               Ketua Baleg DPR, Supratman Andi Agtas, sebagai salah satu pimpinan mengakui
               bahwa ia mendapatkan ribuan pesan masuk di telepon genggamnya yang isinya
               serupa, yakni protes terhadap pembahasan omnibus law Cipta Kerja. Bahkan, pesan
               itu sudah didapatkan Supratman sejak Selasa (7/4) kemarin.

               "Iya, jadi sekarang ini hampir semua, kami pimpinan Baleg itu sekarang dapat SMS
               maupun WA dari kalangan buruh. Rata-rata buruh, itu kami sekarang ini masih.
               Sudah puluhan ribu lah. Iya dari kemarin," kata Supratman kepada wartawan, Rabu
               (8/4/2020).

               Supratman berujar, tidak sedikit dari kalangan buruh yang menyertakan identitas
               tempat mereka bekerja dalam pesan singkat yang dikirimkan ke pimpinan Baleg.

               Adapun isi pesan dari kalangan buruh ialah menolak Omnibus Law Cipta Kerja
               terutama yang terdapat dalam klaster ketenagakerjaan.

               "Satu, mereka menolak RUU Omnibus Law tetapi ada yang lebih spesifik, yakni
               menolak klaster ketenagakerjaan, ada juga jadi rata-rata copy-paste saja. Tetapi
               intinya kami tanggapi ini secara baik, saya bahkan bilang mungkin ini demo terbesar
               yang dilakukan teman-teman buruh, dalam bentuk media sosial," kata Supratman.

               Supratman sendiri mengaku kewalahan jika harus menanggpi dan membalas satu
               per satu pesan masuk. Untuk itu, ia memilih memberikan tanggapan melalui akun
               Facebook pribadi miliknya.

               "Saya sendiri berusaha menjawab satu per satu tapi ndak mungkin saya jawab
               semua. Sehingga sekarang melalui akun media sosial Facebook saya. Saya buka
               meminta tanggapan masukan yang sifatnya konstruktif," tandasnya.





                                                      Page 212 of 234.
   208   209   210   211   212   213   214   215   216   217   218