Page 54 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 AGUSTUS 2019
P. 54
Ia sebelumnya saat menjadi pembicara panel II, seminar nasional, bertema
"Kebijakan Sektor Tenaga Kerja untuk mendukung Transformasi Ekonomi" dalam
rangka 53 Tahun Kemenko Perekonomian, menyebutkan, program JPS itu berupa
jaminan sosial yang diberikan agar warga memiliki kesempatan menjalani pelatihan
baik skilling, upskilling maupun resklling dan diakhiri dengan sertifikasi profesi.
"Bagi korban PHK harus dibantu dalam kurun waktu tertentu, agar mereka punya
kesempatan beradaptasi dan memperbaiki skillnya untuk mencari pekerjaan yang
baru," tutur Hanif yang meyakini melalui dua program jaminan sosial itu, maka
orang bisa mengalami longlife learning dan longlife employbility.
Dua PR lainnya, lanjut Hanif, menyiapkan SDM yang berkualitas dengan terobosan
melalui pelatihan vokasi dan perbaikan ekosistem ketenagakerjaan di tengah
perkembangan dunia yang mengarah ke berbagai bentuk relasi ekonomi yang
sifatnya jauh lebih fleksibel. "Jadi, tantangan ke depan terkait perbaikan ekosistem
ketenagakerjaan yakni bagaimana negara hadir melindungi warganya/pekerjanya
dalam pasar kerja yang semakin fleksibel," pungkasnya.
Page 53 of 89.

