Page 56 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 AGUSTUS 2019
P. 56

Title         SERIKAT PEKERJA PLN JUGA TOLAK PEMOTONGAN BONUS AKIBAT INSIDEN BLACKOUT
                Media Name    tempo.co
                Pub. Date     12 Agustus 2019
                              https://bisnis.tempo.co/read/1234890/serikat-pekerja-pln-juga-tolak-pe motongan-
                Page/URL
                              bonus-akibat-insiden-blackout
                Media Type    Pers Online
                Sentiment     Positive





               Serikat Pekerja PT Perusahaan Listrik Negara (persero) atau PLN menolak segala
               bentuk pemotongan, baik gaji maupun bonus, yang bakal dilakukan oleh pimpinan
               perusahaan. Serikat pekerja hanya bersedia menerima pemotongan gaji jika hal
               tersebut diatur dalam Undang-Undang.

               "Pemotongan apapun kami tidak setuju," kata Ketua Umum Serikat Pekerja PLN Eko
               Sumantri saat dihubungi di Jakarta, Kamis, Senin, 12 Agustus 2019.

               Namun sampai saat ini, Eko memastikan belum ada kesepakatan antara Serikat
               Pekerja dan manajemen PLN mengenai rencana pemotongan bonus ini. Namun, Ia
               berharap manajemen PLN tidak melanjutkan rencana pemotongan bonus tersebut.
               "Insyaallah manajemen PLN dianugerahkan kebijaksanaan untuk tidak
               melakukannya," kata dia.

               Sebelumnya, Direktur Pengadaan Strategis 2 PLN, Djoko Raharjo Abumanan
               memastikan perseroan tidak akan memotong gaji karyawan untuk memberi
               kompensasi kepada pelanggan yang terdampak pemadaman listrik pada 4-5 Agustus
               2019.
               Namun, kata dia, di PLN bonus tiap pegawai terhadap kinerjanya. Di mana kalau
               kinerja penjualan tidak tercapai, akan terdampak pada bonusnya yang dihitung
               dalam enam bulan. "Bukan dipotong, tapi pencapaian indeksnya akan terkoreksi,"
               kata Djoko di kantor Ombudsman, Kamis, 8 Agustus 2019.

               Dia menjelaskan PLN menganut azas kesetaraan, di mana pegawai yang rajin dan
               punya prestasi akan mendapatkan bonus. Bonus itu sesuai dengan indeks
               performance individu dan organisasi.

               "Jadi tidak ada potong memotong, karena gaji PLN ada namanya person pribadi. Itu
               akan jalan sesuai dengan lamanya dia bekerja, kemudian setiap 6 bulan dihitung
               indeks prestasi," ujarnya. Dia mengatakan hal itu akan otomatis berdampak pada
               semua pegawai, termasuk dirinya.

               Kendati demikian, Serikat Pekerja PLN tidak hanya menolak rencana pemotongan
               bonus ini. Serikat Pekerja, kata dia, juga terus memberi motivasi kepada pegawai
               PLN untuk tetap semangat bekerja melayani publik di sektor kelistrikan. "Kami juga
               memohonkan maaf atas ketidaknyaman pelanggan listrik yang terkena dampak
               pemadaman," kata dia.




                                                       Page 55 of 89.
   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61