Page 60 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 AGUSTUS 2019
P. 60
tarif tertinggi klas I RSCM. Di BPJSTK tidak ada pembatasan biaya, semuanya
disesuaikan dengan indikasi medis.
Keempat, point H angka 1j yang menyebutkan dalam hal peserta yang dirawat di
faskes yang tidak bekerja sama dengan TASPEN dan BPJS Kesehatan maka seluruh
biaya perwatan tidak ditanggung oleh PT Taspen. Kalau BPJSTK tetap menanggung
seluruh biaya walaupun peserta dirawat di faskes yang tidak kerjasama dengan
BPJSTK.
Kelima, point H angka 2 tentang pembayaran santunan ke ahli bagi peserta yang
tewas dilakukan dengan melakukan koordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara
(BKN). Tentunya proses tersebut cenderung lama dan birokratis. Hal ini beda
dengan BPJS Ketenagakerjaan yang di tingkat cabang pun bisa mengeksekusi
pembayaran santuan ke ahli waris.
Keenam, bila membaca lampiran XI dari SE ini maka ada ketentuan Tarif TC tiap
tipe RS untuk jenis kasus kecelakaan kerja. Ini artinya ada pembatasan biaya
perawatan peserta yang mengalami kecelekaan kerja. BPJSTK membiayai seluruh
proses perawatan hingga sembuh tanpa ada pembatasan biaya.
Dengan fakta di atas seharusnya Program JKK dan JKm bagi ASN dikelola oleh
BPJSTK sehingga ASN bisa lebih mudah mengakses pelayanan dan pembiayaan
serta santunan bila mengalami kecelakaan kerja atau kematian.
Page 59 of 89.

