Page 64 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 AGUSTUS 2019
P. 64

Title         BPJS WATCH MINTA PRESIDEN SEGERA REVISI PP NO 44 TAHUN 2015
                Media Name    antaranews.com
                Pub. Date     12 Agustus 2019
                              https://www.antaranews.com/berita/1006776/bpjs-watch-minta-presiden-se gera-revisi-
                Page/URL
                              pp-no-44-tahun-2015
                Media Type    Pers Online
                Sentiment     Positive









               BPJS Ketenagakerjaan dengan dana yang besar dan pengalaman puluhan tahun
               mengelola JKK dan JKm akan sangat mampu melaksanakan jaminan kecelakaan
               kerja dan kematian untuk seluruh pekerja, termasuk bagi ASN Makassar - Lembaga
               Swadaya Masyarakat (LSM) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Watch
               meminta Pemerintah menyegerakan revisi PP No. 44 Tahun 2015 terkait
               peningkatan manfaat Jaminan Keselamatan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian
               (JKm) sekaligus menggabungkan pengelolaan keduanya kepada BPJS
               Ketenagakerjaan.

               "BPJS Ketenagakerjaan dengan dana yang besar dan pengalaman puluhan tahun
               mengelola JKK dan JKm akan sangat mampu melaksanakan jaminan kecelakaan
               kerja dan kematian untuk seluruh pekerja, termasuk bagi ASN," kata Koordinator
               Advokasi BPJS Watch Timboel Siregar melalui keterangan resminya di Makassar,
               Senin (12/8).

               Ada beberapa ketentuan di revisi PP No. 44 Tahun 2015 yang manfaatnya
               meningkat seperti fasilitas home care (sebagai fasilitas baru), menaikkan nilai
               santunan kematian, santunan tidak mampu bekerja, biaya pemakaman, biaya
               transpor, beasiswa termasuk anak yang mendapatkan dan jenjangnya hingga
               perguruan tinggi, serta biaya penggantian lainnya.

               Dengan kemampuan dana kelolaan yang sudah mencapai Rp32,5 triliun (JKK) dan
               Rp11,8 triliun (JKm) maka kenaikan-kenaikan tersebut dengan mudah bisa
               dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan.

               Timboel Siregar menyampaikan, sebelumnya beberapa Serikat Pekerja/Serikat
               Buruh telah mengusulkan peningkatan manfaat JKK dan JKm sejak 2016 lalu
               dengan harapan di tahun 2017 sudah ada peningkatan manfaat pada program JKK
               dan JKm.

               Namun ternyata hingga saat ini Pemerintah belum juga pernah mengulas manfaat
               JKK dan JKm, seperti yang diamanatkan Pasal 29 dan Pasal 36 yang menyebutkan
               seharusnya Pemerintah telah mengulas manfaat JKK dan JKm pada tahun 2017 dan
               tahun 2019 ini.





                                                       Page 63 of 89.
   59   60   61   62   63   64   65   66   67   68   69