Page 184 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 APRIL 2020
P. 184

Title          PENUNDAAN KLASTER TENAGA KERJA DIANGGAP UNTUK REDAM GERAKAN BURUH
               Media Name     tempo.co
               Pub. Date      28 April 2020
                              https://nasional.tempo.co/read/1336470/penundaan-klaster-tenaga-kerja- dianggap-
               Page/URL
                              untuk-redam-gerakan-buruh
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative















               Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) menilai penundaan
               klaster ketenagakerjaan harus diwaspadai sebagai upaya meredam sekaligus
               memisahkan kaum buruh dari gerakan menolak omnibus law Rancangan Undang-
               Undang atau RUU Cipta Kerja.

               Ketua Umum Konfederasi KASBI Nining Elitos mengatakan buruh harus jeli dan
               cerdas melihat ini.

               "Berdasarkan pengalaman hanya angin yang diberikan, dalam praktiknya akan
               merugikan masyarakat luas," ujar Nining kepada Tempo, Selasa, 28 April 2020.

               Nining mengatakan, kaum buruh harus tetap bersama-sama melihat omnibus law
               RUU Cipta Kerja sebagai persoalan rakyat secara keseluruhan.

               Ia mengingatkan bahwa yang merugikan buruh bukan hanya berasal dari klaster
               ketenagakerjaan saja, tetapi sekaligus dari eksploitasi sumber daya alam dan pasar
               Indonesia.

               "Jangan ada lagi pemisahan antara kaum buruh dan rakyat lainnya, kita sama-sama
               akan menjadi korban nanti."

               Nining mengatakan ditundanya pembahasan klaster ketenagakerjaan dari RUU Cipta
               Kerja itu bukan solusi, melainkan cuma ilusi. Ia menilai tak ada bedanya jika hanya
               menunda atau mengeluarkan klaster ketenagakerjaan dari pembahasan.

               Klaster-klaster lain dalam RUU Cipta Kerja juga memiliki daya rusak yang sama
               dengan klaster ketenagakerjaan.

               "Dikeluarkannya klaster ketenagakerjaan bukan sebuah solusi, toh ke depan tetap
               akan ada pembahasan dan kita tahu kontennya sangat buruk."

               Manajer Kampanye Pangan-Air dan Ekosistem-Esensial Wahana Lingkungan Hidup
               Indonesia (Walhi), Wahyu A. Perdana mengungkapkan hal senada. Wahyu



                                                      Page 183 of 261.
   179   180   181   182   183   184   185   186   187   188   189