Page 183 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 APRIL 2020
P. 183
Title KSPI MINTA AUDIT PERUSAHAAN YANG TIDAK BAYAR UPAH DAN THR PEKERJA
Media Name sindonews.com
Pub. Date 28 April 2020
https://nasional.sindonews.com/read/9701/15/kspi-minta-audit-perusahaa n-yang-tidak-
Page/URL
bayar-upah-dan-thr-pekerja-1588039445
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Pandemi COVID-19 membuat perekonomian lesu. Kondisi ini mengakibatkan
perusahaan merugi sehingga mengajukan untuk tidak membayar Tunjangan Hari
Raya (THR). Terkait hal itu, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mendesak
para pengusaha membayar THR para pekerja secara penuh.
Bagi perusahaan yang tidak mau membayarkan THR, KSPI minta dilakukan audit
laporan keuangan secara transparan lebih dulu.
Presiden KSPI Said Iqbal menyesalkan jika Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida
Fauziyah membolehkan perusahaan untuk mencicil atau menunda pembayaran THR.
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mensyaratkan beberapa hal yang
harus dipenuhi, antara lain, kas perusahaan tertekan dan ada kesepakatan dengan
pekerja."KSPI tidak setuju dengan sikap menaker. Menaker tidak boleh terlalu pro
pengusaha tetapi mengabaikan hak buruh, termasuk THR," ujar Said dalam
keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Selasa (28/04/2020).
KSPI mengusulkan perusahaan yang menyatakan rugi untuk membuat laporan kas
dan neraca keuangan selama dua tahun terakhir. Laporan itu diperiksa oleh
pemerintah melalui kantor akuntan publik.
Dari hasil audit itu, menurut Said, dapat diketahui kondisi perusahaan apakah
benar-benar rugi atau sekedar mencari-cari alasan. "(Dari laporan dan audit) kita
akan tahu masih ada cadangan kas atau tidak," tuturnya.
Audit keuangan akan memberikan keadilan bagi kaum buruh. KSPI meminta
perusahaan tidak seenaknya menyatakan rugi dan tidak membayar upah, serta THR.
"THR dan upah harus dibayar penuh agar daya beli buruh saat Lebaran dan
pandemi Corona tetap terjaga sehingga konsumsi masyarakat tetap baik," ucapnya.
Fahmi Bahtiar.
Page 182 of 261.

