Page 178 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 APRIL 2020
P. 178
Title HADAPI DAMPAK PANDEMI, MENAKER INDA MINTA PERUSAHAAN KOREA HINDARI PHK
Media Name liputan6.com
Pub. Date 28 April 2020
https://www.liputan6.com/news/read/4239735/hadapi-dampak-pandemi-menak er-inda-
Page/URL
minta-perusahaan-korea-hindari-phk
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Dalam menghadapi dampak pandemi Covid-19, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker)
Ida Fauziyah mengajak perusahaan Korea di Indonesia untuk menghindari langkah
Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Hal itu disampaikan Ida dalam rapat video
conference bersama Korean Chamber di Jakarta, Senin (27/4).
Rapat tersebut dihadiri oleh Dubes Korea untuk Indonesia, Kim Chang-Beum, CK
Song (Ketua Kadin Korea di Indonesia), dan Anggota Korean Chamber, Lee Kang
Hyun dan Chang-Sub Ahn, Ketua Koga.
Dalam rapat tersebut Menteri Ida meminta seluruh perusahaan Korea untuk
mengedepankan dialog atau membangun komunikasi yang bersifat kekeluargaan
dengan pekerja atau karyawan, mengingat wabah Covid-19 tak dikehendaki oleh
perusahaan maupun pekerja.
"Inti penyelesaian akibat Covid-19 ini, adalah membangun dialog dengan teman-
teman pekerja. Dalam kondisi ini , saya yakin dengan dialog atau pendekatan
kekeluargaan akan memperoleh kesepahaman, " ujar Menteri Ida.
Menteri Ida pun memberikan apresiasi kepada Ketua Korean Chamber (Kadin Korea
di Indonesia) CK Song yang selama ini, telah berupaya membangun kesepahaman
dengan para pekerja dalam menghadapi dampak Covid-19 ini.
"Itu yang dibutuhkan, kalau dibangun dialog dengan teman-temen pekerja dalam
kondisi seperti ini, temen-temen pekerja akan mengerti kesulitan pengusaha," kata
Ida Fauziyah.
Menteri Ida menyayangkan banyak pengusaha asing dihantui ketakutan tidak
mampu membayar upah karena kondisi produksi menurun tapi tidak berupaya
membangun dialog.
"Yang harus dikedepankan sekarang adalah membangun dialog dengan teman-
teman pekerja, termasuk soal upah. Ketakutan para pengusaha itu bisa dilewati
setelah mencoba melakukan dialog," katanya.
Page 177 of 261.

