Page 177 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 APRIL 2020
P. 177
Title DAMPAK COVID-19, KFC TURUNKAN DAN TUNDA GAJI KARYAWAN
Media Name antaranews.com
Pub. Date 28 April 2020
https://www.antaranews.com/berita/1448568/dampak-covid-19-kfc-turunkan -dan-tunda-
Page/URL
gaji-karyawan
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Hal ini terjadi di berbagai kota di Indonesia bukan hanya di Jakarta Jakarta -
Pemegang lisensi restoran cepat saji KFC, PT Fast Food Indonesia Tbk melakukan
penyesuaian gaji karyawan dengan menurunkan dan menunda pembayaran di
tengah pandemi COVID-19.
"Untuk para pekerja perseroan yang bekerja, maka disepakati untuk melaksanakan
penyesuaian beban upah selama periode wabah COVID-19. Penyesuaian beban
upah tersebut dilakukan dengan mekanisme penurunan dan penundaan beban upah
yang bervariasi dengan penurunan terbesar di tingkat manajemen senior ke atas,"
ujar Direktur Fast Food Indonesia Justinus Dalimin Juwono dalam keterbukaan
informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta, Selasa.
Ia menambahkan pihaknya juga melakukan penyesuaian pembayaran Tunjangan
Hari Raya (THR) dengan mekanisme penurunan dan penundaan pemberian THR
yang juga bervariasi, dengan penurunan terbesar di tingkat manajemen senior ke
atas. Ia mengatakan pihaknya bakal mengupayakan tidak terjadi pemutusan
hubungan kerja kepada para pekerjanya.
Justinus juga menyampaikan bahwa perusahaan juga menerapkan kebijakan
penjadwalan kerja dan merumahkan sebagian pekerjanya dengan ketentuan,
pekerja yang masuk bekerja di store level tidak dikenakan pemotongan upah namun
dikenakan penundaan sebagian kecil pembayaran upah. Sementara, untuk pekerja
store level dirumahkan akan menerima pemotongan upah dan penundaan sebagian
kecil pembayaran upah. Kebijakan perusahaan itu telah disepakati dalam suatu
Perjanjian Bersama antara perseroan dengan serikat pekerja PT Fast Food Indonesia
Tbk sehubungan dampak COVID-19 terhadap perusahaan.
Pandemi COVID-19 ini, lanjut dia, telah berdampak pada penutupan 97 gerai karena
mal atau plaza harus tutup, hal itu juga dialami oleh tenan atau penyewa lainnya.
"Hal ini terjadi di berbagai kota di Indonesia bukan hanya di Jakarta," katanya.
Selebihnya, gerai lainnya tetap beroperasi, namun hanya melayani pelanggan
dengan pesanan take-away, layanan pengantaran online, home delivery , dan
drive-thru .
Pewarta: Zubi Mahrofi Editor: Ahmad Wijaya COPYRIGHT (c)2020 .
Page 176 of 261.

