Page 232 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 APRIL 2020
P. 232
Title PENGUSAHA WAJIB BAYAR THR, BURUH: SEYOGYANYA SUDAH DIANGGARKAN
Media Name detik.com
Pub. Date 28 April 2020
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/4994373/pengusaha-waji b-bayar-thr-
Page/URL
buruh-seyogyanya-sudah-dianggarkan
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - Pengusaha mengaku tidak kuat membayar tunjangan hari raya alias THR
untuk Lebaran tahun ini. Iklim usaha yang terhantam badai Corona menjadi alasan
pengusaha kesulitan membayar THR.
Namun, menurut buruh seharusnya pengusaha bisa dan wajib tetap membayar THR
meskipun ada virus Corona. Ketua Departemen Komunikasi dan Media Konfederasi
Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Kahar S. Cahyono mengatakan THR adalah
kewajiban rutin tahunan tiap perusahaan, oleh karena itu harusnya dana THR sudah
disiapkan jauh-jauh hari.
Jadi meskipun ada virus Corona, anggaran THR seharusnya sudah ada dan tinggal
diberikan kepada para pekerja.
"THR ini kan salah satu hak pekerja dan ini rutin tahunan, seyogyanya ini juga
sudah dianggarkan oleh perusahaan dari jauh-jauh hari. THR-nya kan bukan suatu
hal yang dadakan, karena ini rutinitas," jelas Kahar kepada detikcom , Selasa
(28/4/2020).
Kahar mengatakan bagi perusahaan yang tidak mau membayar THR dengan alasan
tidak mampu harusnya bisa membuktikan dahulu ketidakmampuan keuangannya.
Dia meminta agar perusahaan yang mengaku tidak mampu melakukan audit
keuangan publik kemudian dilaporkan.
Pasalnya, Kahar menilai banyak perusahaan yang memanfaatkan geger Corona
sebagai alasan untuk tidak membayar THR. Padahal secara keuangan mampu
membayarnya.
"Nah menurut kami perusahaan yang mengaku nggak mampu harusnya dia
memberikan laporan keuangan untuk diaudit, ini penting untuk buktikan kalau
perusahaan beralasan tidak mampu atau beneran tidak mampu. Karena saat ini
banyak perusahaan yg mengaku tidak mampu cuma karena ada geger Corona,"
tegas Kahar. "Jangan-jangan kan masih ada cadangan, dia bisa survive 6-12 bulan
kalau usahanya mati, bisa buat bayar THR kan," lanjutnya. (eds/eds) thr thr lebaran
virus corona corona.
Page 231 of 261.

