Page 44 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 MARET 2020
P. 44
Title JOKOWI BAKAL RILIS KARTU PRAKERJA PEKAN INI
Media Name cnnindonesia.com
Pub. Date 16 Maret 2020
https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20200316192810-532-483993/jokowi- bakal-
Page/URL
rilis-kartu-prakerja-pekan-ini
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) akan merilis program kartu prakerja
pekan ini. Peraturan presiden (perpes) terkait program itu sendiri sudah diteken
pada akhir bulan lalu.
"Berkaitan dengan kartu prakerja, saya harapkan organisasinya sudah selesai dan
minggu kartu ini sudah bisa dijalankan," ujarnya, Senin (16/3).
Aturan program kartu prakerja ini tercantum dalam Peraturan Presiden (Perpres)
Nomor 36 Tahun 2020 tentang Pengembangan Kompetensi Kerja Melalui Program
Kartu Prakerja.
Ia mengatakan dana yang dialokasikan untuk program kartu prakerja sendiri cukup
besar, yakni Rp10 triliun-Rp12 triliun. Makanya, ia berharap program bisa
diimplementasikan dan berdampak positif untuk masyarakat.
"Perpresnya sudah ada, organisasinya sedang diselesaikan. Sehingga, kartu prakerja
bisa segera dimulai dan segera bisa dilaksanakan," tegas Jokowi.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan
pemerintah akan mempercepat penerbitan kartu prakerja menjadi awal Maret 2020
dari sebelumnya yang direncanakan pada Agustus 2020 mendatang. Percepatan itu
khusus dilakukan di tiga wilayah, yakni Bali, Sulawesi Utara, Kepulauan Seribu.
Pemerintah sengaja mempercepat pelaksanaan program demi menangkal 'infeksi'
virus corona terhadap ekonomi domestik. Dengan kartu itu, masyarakat yang belum
mendapatkan pekerjaan diharapkan bisa mendapatkan pelatihan dan tetap
produktif.
"Sistem itu juga akan dilakukan pelatihan dengan menggunakan aplikasi online, tapi
pelatihannya sendiri bisa offline," terang Airlangga.
Ia bilang kartu prakerja akan menyasar 2 juta penerima. Penerima itu terbagi atas
dua kelompok.
Kelompok pertama, 1,5 juta penerima yang mendaftar secara digital melalui situs
perekrutan program. Kelompok kedua, 500 ribu penerima akan dijaring secara
manual melalui pendaftaran langsung seperti melalui Balai Latihan Kerja (BLK) dan
pusat pelatihan yang dimiliki oleh kementerian/lembaga dan swasta. (aud/bir).
Page 43 of 58.

