Page 46 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 MARET 2020
P. 46
Title PENJELASAN KEMENKUMHAM SOAL PULUHAN TKA CHINA YANG TIBA DI KENDARI
Media Name kompas.com
Pub. Date 16 Maret 2020
https://regional.kompas.com/read/2020/03/16/23180861/penjelasan-kemenk umham-
Page/URL
soal-puluhan-tka-china-yang-tiba-di-kendari
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
KENDARI , - Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM
(Kemenkumham) Sulawesi Tenggara menyatakan 49 tenaga kerja asing (TKA) asal
China yang tiba di Bandara Haluoleo Kendari , Sulawesi Tenggara, pada Minggu
(16/3/2020), bukan datang dari Jakarta untuk memperpanjang visa kerjanya.
Warga China itu adalah TKA baru yang berasal dari Provinsi Henan untuk bekerja di
Sulawesi Tenggara.
Kepala Kanwil Kemenkumham Sulawesi Tenggara Sofyan mengatakan, TKA ini
sempat transit di Thailand sebelum tiba di Indonesia.
Mereka sempat menjalani karantina di Bangkok, Thailand, sebelum diperbolehkan
melanjutkan perjalanan ke Jakarta.
"Berdasarkan cap tanda masuk imigrasi Thailand yang tertera pada paspor mereka
tiba di Thailand, pada 29 Februari 2020, tapi mereka juga telah dibekali dengan
hasil medical certificate atau surat kesehatan, dari pemerintah Thailand," kata
Sofyan di rumah jabatan Gubernur Sultra , Senin (16/3/2020) malam.
Dalam surat kesehatan yang dimiliki 49 orang TKA itu tertera mereka telah melewati
proses karantina selama 14 hari.
Surat kesehatan itu telah diverifikasi oleh perwakilan Pemerintah Indonesia di
Thailand.
"Telah dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP)
Soekarno Hatta. Dan telah mengeluarkan kartu kewaspadaan kesehatan pada setiap
orang tersebut," bebernya.
Selanjutnya berdasarkan surat dari KKP itu, lanjut Sofyan, Imigrasi Bandara
Soekarno Hatta, mengizinkan mereka melanjutkan perjalanan menuju Kendari
dengan pesawat Garuda Indonesia GA 696.
"Jadi mereka ini orang baru dari China, bukan memperpanjang visa, tapi mereka
TKA baru. Kalau soal dikarantina di Indonesia, itu bukan ranah kami itu ranah KKP,"
terangnya.
Sofyan mengakui, 49 TKA asal China tersebut belum menjalani proses karantina di
Page 45 of 58.

