Page 48 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 MARET 2020
P. 48
Title GEGARA CORONA, LAODE IDA: SETOP TKA ASAL TIONGKOK
Media Name jpnn.com
Pub. Date 16 Maret 2020
Page/URL https://www.jpnn.com/news/gegara-corona-laode-ida-setop-tka-asal-tiong kok
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
JAKARTA - Masih adanya tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok yang kembali
masuk di nusantara, sebagaimana video yang sudah viral, menunjukkan sikap atau
kebijakan pemerintah yang jauh dari peduli dengan keselamatan jiwa warga bangsa
sendiri.
"Sangat aneh. Padahal covid-19 yang berawal dari Wuhan, Tiongkok dan kemudian
merambah ke hampir seluruh penjuru dunia merupakan nyawa manusia yang paling
serius hari-hari ini akibat proses penularan dari orang ke orang (human to human),"
kata Laode Ida, Komisioner Ombudsman Republik Indonesia (ORI) kepada
wartawan di Jakarta, Senin (16/3).
Menurut Laode, sejumlah negara besar bukan sekadar memberi warning, melainkan
juga menutup pintu untuk masuk warga dari negara sumber covid-19 itu. Tetapi
sebaliknya Indonesia malah masih tetap beri karpet merah untuk para buruh asing
dari Tiongkok.
"Ini, sangat aneh. Yang lebih aneh lagi, diberitakan, Kapolda Sultra justru
menyatakan akan memidanakan orang-orang yang memviralkan video TKA
Tiongkok yang divideokan tengah berbondong masuk di Bandara Haluoleo Kendari
yang akan bekerja pada smelter nikel milik PMA asal Tiongkok yang ada di daratan
Sultra dan Sulteng," kata Laode.
Laode menilai sikap Kapolda itu merupakan wujud instrumen negara yang otoriter
dan dikendalikan oleh pemodal asing, tak peduli dengan ancaman covid-19 yang
mewabah sekarang ini. "Sekali lagi, hal itu merupakan sikap dan kebijakan berwatak
arogan - suatu ciri negara otoriter di mana para pejabatnya yang lebih cinta
pemodal atau warga asing ketimbang keselamatan jiwa dari warganya sendiri,"
tegas Laode.
Menurut Mantan Wakil Ketua DPD RI itu, jika memang para TKA asal Tiongkok itu
dianggap "wajib" kehadirannya maka pemerintah mesti mengambil langkah tegas
sebagai berikut: Pertama, memastikan adanya double karantina, yakni di bandara
internasional kedatangan dan di bandara/pelabuhan lokal tempat tujuan. Kedua,
bagi mereka yang sudah masuk, wajib dilakukan pemeriksaan berkala. Ketiga,
segera setop seluruh TKA asal Tiongkok untuk cegah merebaknya covid-19.
"Keselamatan nyawa warga adalah di atas segalanya dan sekaligus merupakan
kewajiban asasi dari pemerintah," ujar Laode. (fri/jpnn).
Page 47 of 58.

