Page 177 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 JUNI 2019
P. 177

untuk bekerja sama bidang penempatan tenaga kerja yang sebelumnya masih kerja
               sama pemagangan.

               Hanif Dhakiri mengungkapkan, saat ini hingga beberapa tahun ke depan, Jepang
               akan mengalami shortage tenaga kerja dan aging society. Dengan kondisi tersebut,
               untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja usia produktif, maka Jepang harus
               merekrut tenaga kerja asing.


               Kebijakan baru dikeluarkan pemerintah Jepang dengan menerbitkan regulasi
               keimigrasian berupa residential status baru bagi SSW (TKA) yang akan bekerja ke
               Jepang.

               "Dengan residential status tersebut, Pemerintah Jepang membuka peluang kerja
               pada 14 sektor bagi tenaga kerja asing SSW. Total kuota SSW untuk seluruh
               negara, termasuk Indonesian ada 345.150 tenaga kerja," kata Hanif Dhakiri.

               Hanif menjelaskan, kondisi Jepang dengan aging population (penuaan) dan bonus
               demografi (pemudaan) yang dialami Indonesia akan menguntungkan kedua belah
               pihak dan memberikan manfaat bagi kedua pihak.

               "Kita targetkan lima tahun depan, kita dapat mengambil sekitar 20 persen atau 70

               ribu orang dari 350 ribuan kebutuhan tenaga kerja asing di Jepang," katanya.

               Adapun, sektor-sektor pekerjaan yang dibutuhkan antara lain, Care worker; Building
               Cleaning Management; Machine Parts and Tooling Industries; Industrial Machiner;
               Industry Electric, Electronics; and Information Industries Construction Industries
               Shipbuilding and Ship Machinery Industri; Automobile repair and maintenance;
               Aviation Industry; Accomodation Industry; Agriculture; Fishery and Aquacultur;
               Manufacture of food and beverages; dan Food Service Industry.

               Untuk mempercepat proses penempatan ini, maka langkah pertama bisa dimulai

               dari pemuda yang sedang mengikuti program pemagangan di Jepang.

               Sebelumnya masa pemagangan hanya tiga tahun, maka bisa diperpanjang menjadi
               lima tahun. Kedua, alumni pemagang Jepang yang sudah kembali ke Indonesia.

               Membuka Peluang
               Sementara itu, Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker, Maruli A. Hasoloan,
               menambahkan, kandidat tenaga kerja berketerampilan spesifik atau SSW terbagi ke
               dalam empat kategori.





                                                      Page 176 of 185.
   172   173   174   175   176   177   178   179   180   181   182