Page 67 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 JUNI 2019
P. 67

Title          TERKAIT KEBAKARAN PABRIK KOREK API, KEMNAKER TEMUKAN 6 PELANGGARAN
               Media Name     liputan6.com
               Pub. Date      25 Juni 2019
                              https://www.liputan6.com/news/read/3997573/terkait-kebakaran-pabrik-ko rek-api-
               Page/URL
                              kemnaker-temukan-6-pelanggaran
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive














               Tim gabungan pengawas ketenagakerjaan menemukan enam pelangaran
               ketenagakerjaan di pabrik korek api milik PT Kiat Unggul, yang terbakar pada Jumat

               lalu. Tim pusat dan daerah tersebut sudah menyelesaikan investigasi tahap awal di
               pabrik yang berlokasi Desa Sabirejo, Binjai, Langkat, Sumatera Utara tersebut.

               "Enam pelanggaran itu menjadi pijakan pengawas untuk menyelesaikan kasus
               ketenagakerjaan diperusahaan tersebut. Sikap pengawas jelas, tiap pelangaran
               harus ditindak," kata Menteri Ketenagakerjaan, M Hanif Dhakiri, Senin, (24/6/2019).

               Enam pelanggaran tersebu, pertama, perusahaan tidak memberikan perlindungan
               kepada pekerja terkait kesejahteraan, keselamatan dan kesehatan baik mental
               maupun.

               Kedua, didapati perusahaan mempekerjakan pekerja anak atas nama Rina umur 15
               tahun. Ketiga, perusahaan belum membuat wajib lapor ketenagakerjaan untuk
               lokasi kejadian. Diketahui, pabrik tersebut merupakan cabang dari PT Kiat Unggul

               yang berada di Jalan Medan-Binjai KM 15,7, Kabupaten Deliserdang . Perusahaan
               tidak melaporkan keberadaan cabang perusahaan tersebut kepada Dinas
               Ketenagakerjaan, sehingga keberadaannya tak tercatat oleh Dinas Tenaga Kerja
               Provinsi Sumatera Utara. Perusahaan masuk kategori ilegal.

               Keempat, perusahaan membayar upah tenaga kerja lebih rendah dari ketentuan
               upah minimum Kabupaten Langkat. Kelima, perusahaan belum mengikut sertakan
               pekerjanya dalam program jaminan sosial yang diselenggarakan oleh BPJS
               Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. "Hanya satu pekerja yang sudah didaftarkan
               pada BPJS Ketenagakerjaan, selebihnya belum," kata Menaker.


               Keenam, lanjut Menaker, perusahaan belum melaksanakan sepenuhnya syarat-
               syarat Keselamatan Kesehatan Kerja (K3). Dari olah tempat kejadian perkara,



                                                       Page 66 of 185.
   62   63   64   65   66   67   68   69   70   71   72