Page 142 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 JULI 2020
P. 142
Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kementerian
Ketenagakerjaan Haiyani Rumondang dalam diskusi virtual, Sabtu, 4 Juli 2020.
Di samping pekerjaan baru, ada pula jenis pekerjaan yang dimungkinkan akan hilang atau
berubah utamanya setelah pandemi corona. Namun, Haiyani tak mendetailkan segmen
pekerjaan yang dimaksud.
Ia hanya menjelaskan, sebanyak 23 juta pekerjaan bakal terimbas otomatisasi atau digantikan
dengan mesin. Sedangkan banyak pekerjaan lainnya telah bertransformasi sehingga 6-29 juta
orang harus mengikuti pelatihan lagi untuk jenis pekerjaan tersebut.
Pergeseran dunia kerja ini seiring dengan perkembangan industri 4.0. Haiyani menjabarkan, ada
beberapa faktor yang mendorong tenaga kerja cepat menyerap perubahan. Di antaranya
investasi berkelanjutan, adanya model-model pelatihan baru, dimunculkannya program yang
emmudahkan transisi pekerja, dan dukungan dalam hal pendapatan. Terakhir, kata dia, mesti
ada kolaborasi antara publik dan swasta.
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani menilai regulasi
ketenagakerjaan yang dimiliki pemerintah saat ini bersifat sangat protektif dan kaku sehingga
penyerapan tenaga kerja tidak optimal. "Pemerintah cenderung hanya melindungi, tapi tidak
memperhartikan supply dan demand," tuturnya.
Karena itu, dia menyarankan adanya kalibrasi kebijakan dan penataan ulang terhadap beleid
yang berlaku. Dalam peraturan, Haryadi berpendapat semestinya pemerintah mencantumkan
perhitungan kebutuhan industri terhadap tenaga kerja dan pengelolan sumber daya manusia
yang fleksibel.
FRANCISCA CHRISTY ROSANA.
141

