Page 144 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 JULI 2020
P. 144

keadaan ketika perusahaan sama sekali tidak mampu melanjutkan kerja sama karena kerugian
              yang dialami," ujar Haiyani dalam diskusi virtual, Sabtu, 4 Juli 2020.


              Sesuai dengan Pasal 164 Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003, perusahaan bisa melakukan
              PHK  karena  force  majeure  apabila  manajemen  mencatatkan  kerugian  secara  terus-menerus
              dalam dua tahun terakhir. Karena itu, kata dia, pekerja harus memastikan apakah kerugian yang
              dialami perusahaannya memang sudah terjadi sebelum Covid-19 atau selama Covid-19.

              Bila terkait Covid-19, seharusnya kondisi perusahaan tidak tergolong kahar. Sebab, status kahar
              harus diputuskan oleh pemerintah melalui kebijakan atau regulasi. "Sedangkan saat ini belum
              ada kebijakan force majeure tersebut," tutur Haiyani.

              Selanjutnya, ia mengungkap, perusahaan yang memecat karyawan karena situasi kahar mesti
              tetap  membayarkan kewajibannya.  Hak-hak  ini  meliputi  uang  pesangon,  uang  penghargaan
              masa kerja, dan penggantian hak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

              Adapun berdasarkan catatan Kementerian Ketenagakerjaan, terdapat lebih dari tiga juta pekerja
              yang telah terimbas PHK, dirumahkan, serta migran yang dipulangkan atau gagal berangkat.
              Dari  jumlah  itu,  308.221  orang  terkena  PHK.  Kemudian,  1.058.000  orang  dirumahkan  dan
              sisanya adalah migran.

              Haiyani menjelaskan, sejatinya terdapat langkah-langkah alternatif untuk menghindari PHK di
              perusahaan. Misalnya, manajemen dapat mengurangi upah dan fasilitas pekerja tingkat atas,
              memangkas shift kerja, serta membatasi atau menghapus kerja lembur.

              Kemudian,  manajemen  dapat  mengurangi  jam  kerja  atau  hari  kerja,  meliburkan    karyawan
              secara  bergantian,  tidak  memperpanjang  kontrak  karyawan  non-tetap,  dan  memberikan
              pensiun bagi yang sudah memenuhi syarat..





































                                                           143
   139   140   141   142   143   144   145   146   147   148   149