Page 21 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 JULI 2020
P. 21
Saat memimpin rapat paripurna Kabinet Indonesia Maju di Istana-Negara, Jakarta, pada 18 Juni
2020 lalu, Presiden Jokowi secara terbuka mengungkapkan tekadnya . untuk melakukan
perombakan kabinet karena kinerja sejumlah menteri yang mengecewakan dan tidak tanggap
mengatasi masalah krisis COVID-19.
RESHUFFLE KABINET, JOKOWI REKRUT NAMA BARU
PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) disebut-sebut dalarri waktu dekat akan mencopot sejumlah
menteri dan merekrut nama baru-, yang berlatar belakang pengusaha dan politisi dalam Kabinet
Indonesia Maju (KIM).
Saat memimpin rapat paripurna Kabinet Indonesia Maju di Istana-Negara, Jakarta, pada 18 Juni
2020 lalu, Presiden Jokowi secara terbuka mengungkapkan tekadnya . untuk melakukan
perombakan kabinet karena kinerja sejumlah menteri yang mengecewakan dan tidak tanggap
mengatasi masalah krisis COVID-19.
"Langkah apapun yang ex-traordinary akan saya lakukan untuk 267 juta rakyat kita, untuk
negara. Bisa saja membubarkan lembaga, bisa saja reshuffle," kata Presiden. 1 Sejumlah nama
yang kini berada di posisi 'kursi panas' di antaranya, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida
Fauziah, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto,
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio, serta Menteri
Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar.
Para menteri itu dinilai layak diganti karena kurang peka menghadapi isu pandemi CO-VID-19.
Menaker Ida Fauziah dinilai kurang tanggap mengatasi gelombang pemutusan hubungan kerja
(PHK) pada masa pandemi ini. Sedangkan Menparekraf Wishnutama Kusubandio dinilai minim
kerja sehingga sektor pariwisata mengalami penurunan tajam selama masa pandemi.
Tetap Dipertahankan Di sisi lain, Ekonom Institute for Development of Economics and Finance
(Indef) Bhima Yudhistira mengatakan, Presiden Jokowi akan mempertahankan sejumlah
menteri dalam barisan Kabinet Indonesia Maju. Disebut-sebut menteri yang bertahan pada
posisinya dian-taranya, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani
In-drawati, Menteri Sosial Juliari P Batubara, Menteri Pendidikan Nadiem Makarim dan Menteri
Bgdan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.
Bhima'menyebutkan, meski berkinerja kurang baik, posisi Airlangga di kabinet tidak akan terusik
karena kapasitasnya sebagai Ketua Umum Partai Golkar, yang notabene termasuk salah satu
partai pendukung pemerintah, "Meski gagal mempercepat realisasi stimulus dunia usaha dan
UMKM. Posisi Pak Airlangga tetap aman," katanya.
Bima berharap Presiden Jokowi mengevaluasi ldnerja Menteri Keuangan Sri Mulyani
Indrawati,'yang dinilai kurang gigih menjaga pembiayaan utang secara lebih bijaksana. "Rasio
utang kita terus naik dan beban pembayaran bunga utang menggerus belanja," katanya.
Senada dengan Bhima, Anggota Komisi VI DPR RI Adisatrya Suryo Sulisto juga optimistis,
Presiden Jokowi akan mempertahankan posisi sejumlah menteri di Kabinet Indonesia Maju.
Adisatrya menyebut, Menteri Sosial Juliari P Batubara, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi,
dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.
Politisi PDI Perjuangan itu menilai Erick yang menjadi mitra DPR sebagai menteri berkinerja
baik, khususnya dalam menjalankan tugasnya menahkodai proses restrukturisasi di
Kementerian BUMN. "Beri kesempatan kepada Pak Kabinet Indonesia Maju.
20

