Page 22 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 JULI 2020
P. 22
Erick untuk menyelesaikan restrukturisasi BUMN. Masih' banyak tugas yang harus diselesaikan
Pak Erick di Kementerian BUMN," ujar Adisatrya di Jakarta, Jumat (3/7/2020)
Menurut Adisatrya, Kementerian BUMN memerlukan seorang pemimpin yang tegas sehingga
proses restrukturisasi di kementerian itu dapat berjalan lancar. Erick yang memiliki latar
belakang pengusaha dinilai akan berhasil 'membersihkan' BUMN dari praktik-praktik yang
merugikan negara.
Contohnya, keputusan Erick menempatkan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja
Purnama (BTP) sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero). "Itu baik sekali. Pak BTP
memiliki reputasi baik di pemerintahan. Petempatan Pak BTP di Pertamina mengangkat citra
perusahaan itu," jelasnya.
Di sisi lain, Adisatrya mempersilakan Presiden Jokowi untuk merekrut sejumlah nama baru, baik
yang berlatar belakang pengusaha maupun politisi untuk mengisi kursi di Kabinet Indonesia
Maju.
"Saya berharap ada menteri dari kalangan pengusaha. Syukurlah, kalau Ketua Umum Kadin
Indonesia dipercayakan untuk mengisi kursi kabinet," kata dia.
Terpisah, Menteri BUMN Erick Thohir enggan berkomentar ketika diminta tanggapannya
mengenai rencana reshuffle kabinet. Ia hanya berujar bahwa tugasnya sebagai pembantu
Presiden adalah kerja, kerja dan kerja. Apalagi saat ini, bangsa Indonesia sedang menghadapi
ujian berat seiring merebaknya wabah COVID-19.
"Tugas saya masih banyak yang harus diselesaikan. Saya patuh dan menghormati keputusan
Bapak Presiden," kata Erick di Jakarta, Jumat (3/7/2020)
Senada dengan Erick, Menteri Desa Abdul Halim Iskandar mengatakah peringatan bakal adanya
reshuffle kabinet memicu seluruh jajaran menteri untuk semakin giat bekerja dan
mengintrospeksi diri.
Menteri Sosial Juliari Batubara mengaku tidak mempedulikan isu reshuffle kabinet karena harus
fokus bekerja menangani bantuan sosial masyarakat terdampak COVID-19. "Saya menyerahkan
sepenuhnya keputusan mengenai reshuffle kabinet kepada Bapak Presiden. Itu adalah hak
prerogatif Bapak Presiden," ujarnya, (mdc)
21

