Page 54 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 02 AGUSTUS 2019
P. 54
Tidar mengatakan, peserta yang hadir di kantor cabang untuk mengajukan klaim
program JHT. Tetapi ada juga peserta yang mengajukan klaim Jaminan Kematian
(JKM). "Pada saat mereka mengajukan klaim, kami juga melakukan edukasi untuk
tetap melanjutkan kepesertaannya namun menjadi peserta program Bukan
Penerima Upah (BPU). Kami juga melakukan sosialisasi dan edukasi secara intensif
kepada peserta terkait program BPJS Ketenagakerjaan," paparnya.
Mengenai layanan peserta perhari rata-rata sekitar 100 s/d 150 orang dan sekarang
peserta sudah tidak harus datang pagi-pagi karena peserta sudah melakukan
layanan online. Ini merupakan inovasi untuk mendukung kemudahan akses layanan.
Dengan menggunakan antrean online peserta tidak perlu antri lama, waktu yang
fleksiberl dan kepastian proses klaim JHT terlayani." Komitmen kami adalah
meningkatkan kualitas pelayanan," cetusnya.
Jika dulu, proses verifikasi klaim memakan waktu lama. Karena validasi dilakukan
melalui pengecekan berkas dan database sekarang proses verifikasi klaim JHT sudah
menggunakan mesin pembaca KTP elektronik dan sidik jari. "Keunggulan sistem ini
adalah menghindari fraud proses klaim JHT, mempercepat proses klaim, dan
meminimalisasi berkas klaim. Dengan demikian peserta lebih nyaman karena
dilayani dengan cepat dan mudah," paparnya.
Dikatakan, BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Slipi mengapresiasi atas kepercayaan dan
kerja sama yang baik. "Sehingga kami dapat memberikan perlindungan kepada
tenaga kerja dan keluarganya sebagaimana yang di amanahkan dalam UU RI No. 40
Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN)," tandasnya.
Page 53 of 87.

