Page 51 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 02 AGUSTUS 2019
P. 51
Ia menuturkan, karyawan yang terkena dampak pemberhentian nantinya diarahkan
untuk mengikuti pelatihan pada Balai Latihan Kerja (BLK) Kemnaker sebagaimana
korban PHK lainnya. Melalui BLK itu, korban PHK bisa mengasah keterampilan baru
sembari mencari pekerjaan lain.
Selain itu, Kemenaker akan bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam
menyediakan pelatihan kepada korban PHK.
"Jadi berapa korban PHK lalu didaftar, kami minta dari BPJS Ketenagakerjaan. Lalu
BPJS Ketenagakerjaan dan Kemnaker melakukan pelatihan-pelatihan," tuturnya.
Meski demikian, ia mengaku tidak khawatir terhadap gelombang PHK. Sebab,
dengan perkembangan teknologi dan digitalisasi melahirkan kesempatan kerja lain.
"Satu sisi di sini hilang tapi tumbuh lagi di bagian yang lain. Semua dipikirkan untuk
mencari peluangnya," katanya.
Untuk diketahui, Nissan Motor berencana melakukan PHK terhadap 12.500
karyawan di seluruh dunia. Angka ini setara 9 persen dari total tenaga kerja Nissan.
Mayoritas karyawan yang terkena program PHK berasal dari lini produksi. Karyawan
yang di-PHK termasuk di antaranya berasal dari lini produksi di Indonesia dan India.
Keputusan perusahaan otomotif asal Jepang ini ditempuh setelah anjloknya laba
operasi pada kuartal II 2019 dan turunnya penjualan di Amerika Serikat (AS). Laba
operasi anjlok 98,5 persen, sementara penjualan di AS melemah 3,7 persen pada
kuartal II 2019
Page 50 of 87.

