Page 109 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 MEI 2020
P. 109
Untuk kebutuhan fasilitas karantina , katanya, dapat berupa asrama, wisma, hotel,
balai pelatihan, apartemen, tenda, barak, dan tempat hunian lainnya yang dapat
difungsikan sebagai tempat pelaksanaan karantina .
Setiap WNI yang masuk ke Indonesia wajlb mengikuti prosedur kekarantinaan
kesehatan dan pemeriksaan kesehatan tambahan yang berlaku di Indonesia.
Pemeriksaan kesehatan tambahan tersebut meliputi wawancara, pemeriksaan suhu,
tanda, dan gejala Covid-19, pemeriksaan saturasi oksigen, sampai pemeriksaan
Rapid Test dan melalui PCR.
Selebulnya diberitakan, Presiden Joko Widodo saat memimpin rapat terbatas
mengenai percepatan penanganan pandemi Covid-19, meminta jajarannya untuk
menyiapkan skema khusus terkait kepulangan puluhan ribu pekerja migran
Indonesia. Diperkirakan terdapat 34.000 pekerja migran Indonesia yang akan
kembali ke Tanah Air pada Mei dan Juni mendatang.
"Kepulangan pekerja migran Indonesia agar betul-betul berjalan dengan baik di
lapangan. Saya menerima laporan bahwa pada bulan Mei dan Juni ada kurang lebih
34.000 pekerja migran Indonesia yang kontraknya akan berakhir," ujarnya melalui
telekonferensi dari Istana Merdeka, Senin (11/5).
Para pekerja tersebut terbesar berasal dari daerah Jawa Timur sebanyak kurang
lebih 8.900 pekerja, disusul Jawa Tengah sejumlah 7.400 pekerja, Jawa Barat
dengan 5.800 pekerja, Nusa Tenggara Barat dengan 4.200 pekerja, Sumatera Utara
dengan 2.800 pekerja, Lampung dengan 1.800 pekerja, hingga Bali dengan jumlah
500 pekerja.
"Ini agar betul-betul diantisipasi, disiapkan, dan ditangani proses kedatangan
mereka di pintu-pintu masuk yang telah kita tetapkan dan ikuti pergerakan sampai
ke daerah," imbuh Presiden.
Pemerintah menyiapkan pintu masuk bagi para pekerja migran tersebut melalui
sejumlah jalur, yakni melalui jalur udara di Bandara Internasional Soekarno-Hatta
dan Ngurah Rai, jalur laut melalui Pelabuhan Benoa dan Tanjung Priok, serta melalui
Batam dan Tanjung Balai bagi pekerja migran dari Malaysia.
Kepala Negara menekankan bahwa skema kepulangan mereka harus melalui
protokol kesehatan yang ketat dan diikuti dengan kesiapan fasilitas karantina yang
diperuntukkan bagi para pekerja migran Indonesia tersebut.
"Ingin saya tegaskan agar diberlakukan protokol kesehatan yang ketat dengan
memobilisasi sumber daya yang kita miliki. Juga dipastikan kesiapan tempat
karantina , rumah sakit rujukan bagi para pekerja migran kita tersebut," tuturnya.
(Sam).
Page 109 of 211.

