Page 110 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 MEI 2020
P. 110
Title MENAKER MINTA PENGUSAHA AJAK KEMBALI PEGAWAI USAI PANDEMI
Media Name elshinta.com
Pub. Date 13 Mei 2020
https://elshinta.com/news/206334/2020/05/13/menaker-minta-pengusaha-aj ak-
Page/URL
kembali-pegawai-usai-pandemi
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengajak pengusaha untuk
memperkerjakan kembali para pekerja yang terkena dampak COVID-19 jika situasi
sudah kembali normal.
"Kepada seluruh pengusaha apabila dalam kondisi normal saya berharap semua
pengusaha mengajak kembali teman-teman pekerja dan buruh untuk bersama-sama
lagi membangun bisnis," kata Menaker Ida dalam konferensi video yang
dilaksanakan di Jakarta pada Selasa (12/5).
Ida melihat kebanyakan pengusaha seperti sektor pariwisata lebih memilih untuk
merumahkan karyawan dengan alasan tidak mudah mencari tenaga kerja baru.
Dia menyebutkan beberapa pengusaha juga sudah menyatakan komitmen untuk
kembali mengajak karyawan yang sudah dirumahkan setelah kondisi kembali
normal.
Untuk yang belum berkomitmen melakukan hal yang sama, Menaker Ida kembali
berpesan untuk melakukan langkah pemanggilan ulang karyawan yang sudah
dirumahkan.
Menurut data terbaru dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), total
1.722.958 pekerja mengalami dampak dari pandemi COVID-19. Dari angka tersebut,
1.032.960 adalah pekerja formal yang dirumahkan, 375.165 pekerja formal
mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) dan 314.833 adalah pekerja informal
yang terdampak.
Tidak hanya membuat banyak orang dirumahkan atau terkena PHK, pandemi juga
berdampak kepada pemberian tunjangan hari raya (THR) yang harus dilakukan
paling lambat tujuh hari sebelum Idul Fitri.
Menurut Menakar, pengusaha melaporkan banyak perusahaan yang mengalami
kesulitan keuangan dan dibuktikan dengan data banyaknya karyawan yang
dirumahkan berdasarkan laporan kepada Dinas Ketenagakerjaan di berbagai daerah.
Oleh karena itu Menaker meneken Surat Edaran (SE) Nomor M/6/HI.00.01/V/2020
tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2020 di
Perusahaan dalam Masa Pandemi COVID-19 pada 6 Mei yang memastikan
kewajiban pengusaha untuk membayar THR sesuai dengan perundang-undangan.
Page 110 of 211.

