Page 115 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 MEI 2020
P. 115

PERBUDAKAN WNI DI KAPAL TIONGKOK LONG XING, BARESKRIM PERIKSA AGEN
               Title
                              PENYALUR
               Media Name     fajar.co.id
               Pub. Date      13 Mei 2020
                              https://fajar.co.id/2020/05/13/perbudakan-wni-di-kapal-tiongkok-long-x ing-bareskrim-
               Page/URL       periksa-agen-penyalur/
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive











               Pemeriksaan dugaan kasus perdagangan orang dan perbudakan anak buah kapal
               (ABK) WNI di kapal ikan Tiongkok Long Xing berlanjut. Bareskrim Polri sedang
               memeriksa PT APJ selaku pihak pemberangkat sebagian WNI yang menjadi ABK.
               Setelah gelar perkara, akan diketahui apakah kasus layak naik status dari
               penyelidikan ke penyidikan.

               Dirtipidum Bareskrim Brigjen Ferdy Sambo menjelaskan, PT APJ memberangkatkan
               delapan orang yang kemudian jadi ABK Kapal Long Xing. "Pemeriksaan dilakukan
               hari ini," paparnya, Selasa (12/5) kemarin.

               Dari delapan WNI yang diberangkatkan PT APJ, lima diantaranya telah pulang ke
               Indonesia, dua orang masih berlayar dan satu orang meninggal dunia. "Satu yang
               meninggal itu yang dilarung ke laut," tuturnya.

               Tidak hanya agen pemberangkatan, penyidik juga memeriksa petugas Kantor
               Imigrasi Tanjung Priok dan Pemalang. Sebab, 10 paspor dikeluarkan oleh kedua
               kantor Iimigrasi tersebut. "Akan dicek datanya dan legalitasnya," papar Ferdy.

               Pemeriksaan terhadap kantor Imigrasi Pemalang dilakukan secara virtual. Dia
               mengatakan, untuk kantor Imigrasi Tanjung Priok, petugas mendatangi kantornya.
               Semua hasil pemeriksaan akan menentukan untuk kasus tersebut. "Tunggu
               hasilnya," paparnya.

               Setelah semuanya selesai, penyidik akan melakukan gelar perkara kasus tersebut.
               Dalam gelar perkara akan diputuskan apakah kasus bisa naik status dari
               penyelidikan ke penyidikan.

               Terpisah, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menuturkan, bahwa
               pihaknya terus berkoordinasi dengan kementerian terkait dalam penanganan kasus
               pelarungan jenazah ABK WNI yang bekerja di kapal milik perusahaan Tiongkok.
               Termasuk, soal isu pelaggaran perjanjian kerja yang disepakati.

               "Kami sudah melakukan koordinasi dan langkah-langkah sudah dilakukan. Termasuk
               soal hak-hak ABK WNI yang harus dibayarkan pada mereka," ujarnya dalam




                                                      Page 115 of 211.
   110   111   112   113   114   115   116   117   118   119   120