Page 175 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 MEI 2020
P. 175

Title          DISNAKERTRANS TUNGGU DATA DAN TAHAPAN SELANJUTNYA
               Media Name     suaramerdeka.com
               Pub. Date      13 Mei 2020
                              https://www.suaramerdeka.com/regional/semarang/228802-disnakertrans-tu nggu-data-
               Page/URL
                              dan-tahapan-selanjutnya
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive








               Data serta jumlah masyarakat pekerja yang mendaftar maupun mereka yang lolos
               mengikuti Progam Kartu Prakerja sampai saat ini belum disampaikan kepada
               Disnakertrans Kabupaten Semarang. Namun pada prinsipnya, Kepala Disnakertrans
               Kabupaten Semarang, Djarot Supriyoto mengatakan, kuota pesertanya ditambah.

               "Penyelenggaraannya seluruhnya daring, dan apabila ada kendala Disnakertrans
               Kabupaten Semarang diinstruksikan untuk membantu," kata dia, Rabu (13/5).

               Pada tahap awal kemarin, Djarot memaparkan, ada lebih dari 1.000 orang pekerja
               yang sempat dibantu mengakses aplikasi yang disediakan Kementerian
               Ketenagakerjaan.

               "Permasalahannya, berapa pekerja dari Kabupaten Semarang yang bisa ditampung
               oleh kementerian sampai saat ini kami belum menerima laporannya," paparnya.

               Berbeda dengan data jumlah pekerja yang dirumahkan maupun yang terkena
               pemutusan hubungan kerja (PHK) imbas Covid-19. Hingga Selasa (12/5) pihaknya
               mencatat, setidaknya ada 13.093 orang pekerja yang terdampak. Dari jumlah itu,
               12.535 orang karyawan sudah dirumahkan dan 558 orang di-PHK. Mereka
               sebelumnya diketahui bekerja di 37 perusahaan.

               "Data pekerja yang dirumahkan maupun di-PHK kami punya, tetapi mereka yang
               berminat mencari Kartu Prakerja ini yang belum bisa melaporkan," ujarnya.

               Sepengetahuannya, pada tahap awal ada dana dari pemerintah pusat sebanyak Rp
               10 triliun untuk program itu. Kemudian dengan adanya pandemi Covid-19, anggaran
               tadi dinaikkan menjadi Rp 20 triliun. Anggaran yang ada, selanjutnya akan dibagi ke
               setiap provinsi di Indonesia. Jawa Tengah mendapat kuota 421.705 orang dengan
               anggaran Rp 1,49 triliun. Adapun pendaftar per 7 April 2020, ada 19.205 orang.
               Terdiri atas 5.711 orang pekerja yang di-PHK dan 13.494 orang pekerja yang
               dirumahkan.

               "Nah yang punya kuota adalah provinsi. Di sisi lain, kemarin Dinas Sosial juga sudah
               minta data pekerja yang dirumahkan maupun di-PHK untuk dasar pemberian
               bantuan sosial," terang Djarot.






                                                      Page 175 of 211.
   170   171   172   173   174   175   176   177   178   179   180