Page 180 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 MEI 2020
P. 180

Title          SARBUMUSI JEMBER INGATKAN PERUSAHAAN BAYAR THR BURUH TIDAK DIANGSUR
               Media Name     elshinta.com
               Pub. Date      13 Mei 2020
                              https://elshinta.com/news/206386/2020/05/13/sarbumusi-jember-ingatkan- perusahaan-
               Page/URL
                              bayar-thr-buruh-tidak-diangsur
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive





               Menyikapi Tunjangan Hari Raya (THR) keagamaan 1441 H atau 2020 M di tengah-
               tengah pendemi COVID-19 Ketua DPC Serikat Buruh Muslimin Indonesia
               (Sarbumusi) Kabupaten Jember Jawa Timur Umar Faruq dengan acuan surat edaran
               Kementerian Ketenagakerjaan RI yang ditandangani oleh Fauziah pada tanggal 06
               Mei 2020 tentang pemberian tunjangan THR keagamaan tahun ini dalam masa
               pendemi COVID-19.

               Dikatakan Umar Farud, hasil informasi yang dirangkum dari buruh banyaknya
               kebijakan dan keputusan yang diambil oleh perusahaan sebelum keluar surat dari
               pusat tersebut dengan mengeluarkan THR di angsur selama tiga bulan, yaitu pada
               bulan Mei, Juni dan Juli dengan besaran pemberian THR kucuran pertama 33
               persen, di bulan berikutnya 33 persen dan bulan Juli 34 persen.

               Tidak cuma itu, ada perusahaan yang mengangsur hingga empat kali bulan Mei,
               Juni, Juli dan Agustus. Temuan lainnya ada perusahaan siap membayar THR dua
               kali angsuran Mei dan Desember dengan rincian 50 persen Mei dan Desember 50
               persen. Jika mengacu pada Upah Minimum Kabupaten (UMK) Rp 2.355.662,91.

               Lanjut Umar Faruq, ada perusahaan yang mengeluarkan THR diangsur sampai
               empat kali yaitu sampai bulan Agustus dengan asumsi pembayaran 25 persen,
               temuan ini ada yang lebih parah yaitu memberikan THR dua kali akan tetapi
               tenggang waktu Mei dan Desember.

               Selaku pengurus serikat buruh Umar Faruq sangat keberatan adanya perusahaan
               yang tidak memperhatikan nasib buruhnya dengan mengangsur pemberian THR,
               sementara regulasi yang di terapkan pemerintah mulai Menteri Tenaga Kerja dan
               surat edaran Gubernur Jawa Timur dikuatkan dengan undang-undang yang berlaku
               di Indonesia.

               "Dasar hukum peraturan Menteri Tenaga Kerja nomor 04 tahun 1994, peraturan ini
               sampai detik ini belum di cabut oleh pemerintah tentunya THR keagamaan masih
               berlaku karena tidak di cabut," pungkas Umar Faruq kepada Kontributor Elshinta,
               Efendi Murdiono, Rabu (13/5).











                                                      Page 180 of 211.
   175   176   177   178   179   180   181   182   183   184   185