Page 186 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 MEI 2020
P. 186
Title HAMPIR 2 JUTA BURUH TEKSTIL DIRUMAHKAN DAN KENA PHK
Media Name detik.com
Pub. Date 13 Mei 2020
https://finance.detik.com/industri/5012893/hampir-2-juta-buruh-tekstil -dirumahkan-dan-
Page/URL
kena-phk
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - Jumlah korban PHK dan pegawai yang dirumahkan imbas ganasnya
pandemi COVID-19 terus bertambah. Salah satu sektor industri yang paling
terdampak adalah tekstil dan produk tekstil (TPT).
Sekretaris Eksekutif Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Rizal Tanzil menjelaskan
data terakhir per awal Mei, buruh yang di-PHK dan dirumahkan hampir menyentuh 2
juta orang.
"Data terakhir per 1 Mei jumlahnya 1,9 juta, hampir 2 juta," kata dia saat dihubungi
detikcom , Rabu (13/5/2020).
Dia menjelaskan angka tersebut adalah total antara pekerja yang di-PHK dan
dirumahkan. Pihaknya tidak memiliki rincian masing-masing yang di-PHK maupun
dirumahkan.
"Ya itu gabungan antara yang dirumahkan dan yang di-PHK," sebutnya.
Jumlah pekerja yang terdampak pandemi virus Corona pun diperkirakan akan terus
bertambah. Pihaknya masih terus memperbarui data tersebut dengan melakukan
survei.
"Kita masih survei yang ke-6 tapi belum selesai sih. Nanti kalau sudah ada kita
kabari," tambahnya.
Sebagai informasi, angka tersebut berbeda dengan data yang dimiliki oleh
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja
(PHI dan Jamsos) Kemnaker Haiyani Rumondang menjelaskan data korban PHK dan
pegawai yang dirumahkan yang sudah valid sebanyak 1.727.913 pekerja. Itu
meliputi berbagai sektor usaha.
"Total antara pekerja yang dirumahkan dan pekerja di-PHK, yang formal dan
informal ini sejumlah 1.727.913 orang. Data ini adalah data hasil cleansing. Jadi
hasil cleansing itu sudah lengkap identitasnya, namanya, di mana pekerjaannya,
jenis pekerjaannya, nomor handphonenya dan sebagainya," kata dia dalam
telekonferensi dengan wartawan, Selasa (12/5/2020). (toy/ara) phk tekstil buruh.
Page 186 of 211.

