Page 140 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 NOVEMBER 2019
P. 140
Title RINCIAN UMK JAWA TENGAH 2020: TERTINGGI RP 2,7 JUTA, TERENDAH RP 1,7 JUTA
Media Name kompas.com
Pub. Date 21 November 2019
https://www.kompas.com/tren/read/2019/11/21/121708165/rincian-umk-jawa -
Page/URL
tengah-2020-tertinggi-rp27-juta-terendah-rp17-juta
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Upah minimum kabupaten/kota se-Jawa Tengah untuk tahun 2020 telah ditetapkan
oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Penetapan itu melalui Keputusan Gubernur Nomor 560/58 Tahun 2019.
Ganjar menegaskan, penetapan upah telah melalui mekanisme yang ada dan
mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dilansir dari situs resmi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, penyesuaian ini
berdasarkan formula yang diatur Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015.
"Upah minimum dihitung berdasarkan formula Pasal 44 Ayat 2 PP Nomor 78 Tahun
2015, sesuai dengan surat Menteri Ketenagakerjaan Nomor BM 305 Tahun 2019,"
kata Ganjar melalui keterangannya, yang dikutip dari situs Pemprov Jateng, Rabu
(20/11/2019).
Menurut Ganjar, dasar perhitungan kenaikan upah minimum sebesar 8,51 persen.
Selain itu, perincian inflasi nasional sebesar 3,39 persen dan pertumbuhan ekonomi
nasional sebesar 5,12 persen.
Ganjar mengatakan, UMK ditetapkan hanya untuk pekerja dengan masa kerja
kurang dari satu tahun.
Sementara itu, pekerja yang sudah lebih dari satu tahun, besaran upah tidak
mengacu pada UMK yang ditetapkan.
Penetapan UMK tersebut, lanjut Ganjar, murni usulan 35 kabupaten/kota se-Jateng.
Angkanya dihitung dengan memperhatikan rekomendasi dari Dewan Pengupahan
Provinsi Jawa Tengah serta bupati/wali kota.
"UMK tertinggi ada di Kota Semarang yaitu Rp 2.715.000. Sementara UMK terendah
ada di Kabupaten Banjarnegara sebesar Rp 1.748.000. Kenaikan UMK tertinggi ada
Page 139 of 144.

