Page 146 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 MEI 2020
P. 146

Menaker Ida Fauziyah merilis surat edaran (SE) soal THR di tengah pandemi Virus
               Corona atau Covid-19.

               SE tersebut bernomor M/6/HI.00.01/V/2020 tentang Pelaksanaan Pemberian
               Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2020 di Perusahaan Dalam Masa Pandemi
               Corona Virus Desease 2019 (Covid-19).

               Surat edaran tersebut berisikan permintaan Menaker kepada Gubernur untuk
               memastikan seluruh perusahaan membayar THR sesuai atura ketenegakerjaan yang
               berlaku.

               Apabila perusahaan menyatakan sulit membayar THR maka harus ada proses dialog
               antara pihak pengusaha dan para pekerja.

               Dialog tersebut harus dilandasi rasa kekeluargaan dan informasi yang utuh tentang
               kondisi keuangan terkini.

               "Proses dialog tersebut dilakukan secara kekeluargaan, dilandasi laporan keuangan
               internal perusahaan yang transparan dan itikad baik untuk mencapai kesepakatan,"
               jelas Menaker dalam surat edaran tersebut.

               Menurut Ida, berdasarkan dialog tersebut, pengusaha dan para pekerja dapat
               menyepakati beberapa hal.

               Pertama, bila perusahaan tidak dapat membayar THR secara penuh pada waktu
               yang diatur dalam ketentuan perundang-undangan yang berlaku, maka pembayaran
               THR dapat dilakukan secara bertahap.

               Kedua, bila perusahaan tidak mampu membayar sama sekali THR pada waktu yang
               ditentukan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, maka pembayaran
               THR dapat ditunda sampai dengan jangka waktu tertentu yang disepakati.

               Ketiga, soal waktu dan tata cara pengenaan denda keterlambatan pembayaran THR
               keagamaan.

               Kesepakatan antara pengusaha dan pekerja tersebut harus dilaporkan ke dinas
               ketenagakerjaan setempat.

               Hal utama dalam surat edaran tersebut adalah kesepakatan mengenai waktu dan
               cara pembayaran THR keagamaan.

               Perlu diingat, denda tidak akan menghilangkan kewajiban pengusaha membayar
               besaran THR sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

               (Tribunnewswiki.com/Ron)





                                                      Page 145 of 276.
   141   142   143   144   145   146   147   148   149   150   151