Page 144 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JANUARI 2020
P. 144

jelas statusnya di Indonesia, sebagai angkutan umum atau bukan.

               "Konsepnya abu-abu, Kemenaker juga kami tanya apakah sudah ada konsep terkait
               bagaimana pola kemitraan, yang ada di ojek online ini, mereka bilang masih masih
               abu-abu," kata Ahmad.

               Karena status ojek online ini menurutnya masih simpang-siur, ada yang setuju
               menyebut ojek online sebagai angkutan umum, ada juga yang tidak. "Apakah
               teman-teman driver ini masuk ke dalam kategori sebagai pengusaha kecil, Ini masih
               ada yang bilang begini ada yang bilang begitu," ungkapnya.

               Oleh karena itu, dalam diskusi nantinya tidak hanya membahas soal tarif ojek online
               namun juga status ojek online tersebut.

               Peraturan itu menjadi penting untuk semua pihak, terutama untuk penyelenggaraan
               angkutan ojek online, supaya ada regulasi atau undang-undang yang jelas untuk ke
               depannya.

               "Bagaimana ojek online itu seperti apa, karena perdebatannya cukup alot, terkait
               apakah ojek online ini sebagai angkutan umum atau tidak, pasti pertama di situ
               banyak yang setuju, banyak juga yang tidak setuju nanti tinggal kita lihat
               perkembangan DPR," pungkasnya.















































                                                      Page 143 of 152.
   139   140   141   142   143   144   145   146   147   148   149