Page 148 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JANUARI 2020
P. 148

apa formulasinya. Kami mau perusahaan ada di Indonesia. Data yang masuk data
               dari penduduk Indonesia. Banyak yang perlu dibicarakan. Seperti apa badan usaha
               yang melaksanakan angkutan online sekarang kan belum diatur. Kami harus konsul
               ke mana-mana dulu," ujarnya.

               Lasarus menuturkan dalam revisi UU yang akan dibahas, semua kepentingan dari
               pihak-pihak terkait harus diwadahi. Sebab, dalam perjalanannya ojek online saling
               berkaitan khususnya dari aplikator, pengemudi, sampai pengguna.

               "Tidak memberatkan perusahaan, tidak memberatkan driver, dan pengguna jasa,
               haknya terlindungi supaya semua baik. Bagaimanapun aplikator ini sudah sediakan
               lapangan pekerjaan, kepentingan mereka mesti dilindungi," tutur Lasarus.

               "Kami akan undang Grab dan Gojek. Compare masukan dari driver supaya
               berimbang. Kami minta mereka melakukan kajian sebagai bahan revisi UU,"
               tambahnya.


























































                                                      Page 147 of 152.
   143   144   145   146   147   148   149   150   151   152   153