Page 150 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JANUARI 2020
P. 150
Indra Ginanjar Gumelar saat menerima penyerahan 12 orang calon Pekerja Migran
asal daerahnya mengatakan dengan koordinasi Kemnaker bisa mengamankan CPMI
nonprosedural ke daerah asalnya masing-masing. Pemulangan 12 orang CPMI
merupakan wujud nyata negara memberikan perlindungan kepada warganegaranya.
"Kita akan pulangkan mereka melalui Pemkab/Pemkot asalnya dan bisa berkumpul
dengan keluarganya. Secara terkoordinasi kita akan melakukan pembinaan dan
bimbingan agar tidak terulang kembali kasus ini, " kata Indra seraya berharap
sponsor yang tidak bertanggungjawab terhadap CPMI ini, bisa ditindak sesuai
ketentuan yang berlaku.
Sugiarti (37), salah seorang calon pekerja migran dari Kelurahan Desa Teluk,
Kecamatan Labuan, Pandeglang, Banten mengaku senang bisa kembali ke kampung
halamannya setelah hampir 2 bulan berada di penampungan Kramat Jati, Jaktim
dan RPTC, Bambu Apus, Jaktim.
"Saya dijanjikan kerja di Arab Saudi sebagai ART dengan gaji 1500 SAR. Kecewa
dan tidak kecewa dengan kejadian ini. Tidak kecewa karena sebelum terbang ke
Saudi diselamatkan Pemerintah kembali ke rumah. Saya tak tahu nasib saya di
Saudi jika tak berhasil diselamatkan Kemnaker jika sudah berada di Saudi, " kata
istri dari Wasdirah dan ibu dua putra tersebut.
Rina (38) pekerja migran dari kelurahan Jagamukti, Kecamatan Surade, kabupaten
Sukabumi mengaku ditawari sponsor akan bekerja di Arab Saudi selama dua tahun.
Rina diajak tanpa diberitahu jumlah gaji, nama majikan dan lokasi rumah
majikannya. Rina mengatakan suaminya, Rahmat pun telah mendesak agar Rina
segera pulang untuk mengasuh 3 anak-anaknya.
"Saya diiming-iming akan digaji sekitar 1200-1500 SAR. Saya tak akan terbuai janji
dan iming-iming lagi. Saya tak akan pergi lagi dari rumah untuk kerja keluar negeri,
" kata Rina yang sebelumnya bekerja sebagai tukang cuci pakaian tetangganya di
Sukabumi.
Page 149 of 152.

