Page 314 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 OKTOBER 2021
P. 314

Judul               BPS Akan Rilis Data Penghitungan UMP
                Nama Media          Tribun Bali
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         Pg3
                Jurnalis            KONTAN
                Tanggal             2021-10-28 09:44:00
                Ukuran              144x134mmk
                Warna               Hitam/Putih
                AD Value            Rp 10.800.000

                News Value          Rp 32.400.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif

              Ringkasan


              Badan Pusat Statistik (BPS) akan merilis data pendukung untuk penghitungan upah minimum
              provinsi  (UMP)  pada  5  November  mendatang.  BPS  akan  menyediakan  sejumlah  data  yang
              diperlukan dalam penghitungan UMP. Data tersebut berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor
              36 tahun 2021 tentang Pengupahan. "Data-data yang dibutuhkan untuk menghitung UMP sesuai
              kesepakatan  akan  disampaikan  BPS  tanggal  5  November,"  ujar  Kepala  BPS  Margo  Yuwono
              kepada Kon-tan.co.id. Rabu (27/10).



              BPS AKAN RILIS DATA PENGHITUNGAN UMP
              Badan Pusat Statistik (BPS) akan merilis data pendukung untuk penghitungan upah minimum
              provinsi  (UMP)  pada  5  November  mendatang.  BPS  akan  menyediakan  sejumlah  data  yang
              diperlukan dalam penghitungan UMP. Data tersebut berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor
              36 tahun 2021 tentang Pengupahan.
              "Data-data yang dibutuhkan untuk menghitung UMP sesuai kesepakatan akan disampaikan BPS
              tanggal 5 November," ujar Kepala BPS Margo Yuwono kepada Kontan.co.id. Rabu (27/10).

              Berdasarkan PP 36/2021. data yang digunakan dalam menghitung UMP tidak hanya inflasi dan
              pertumbuhan  ekonomi,  melainkan  juga  komponen  kondisi  ekonomi  dan  ketenagakerjaan.
              Kondisi ekonomi dan ketenagakerjaan yang dimaksud meliputi variabel paritas daya beli, tingkat
              penyerapan tenaga kerja dan median upah. 'Data-data tersebut mencakup data per provinsi."
              ungkap Margo.
              Sebelumnya  pemerintah  menetapkan  upah  minimum  pada  tahun  2021  tidak  mengalami
              kenaikan. Salah satunya disebabkan oleh kondisi pandemi virus corona (Covid-19). Sementara
              itu.  Konfederasi  Serikat  Pekerja  Indonesia  (KSP1)  menolak  penghitungan  upah  berdasarkan
              Undang Undang Cipta Kerja atau omnibus law.
              Penghitungan  upah  minimum  berdasarkan  PP  Nomor  36  Tahun  2021  tentang  pengupahan
              sebagai aturan turunan omnibus law tak lagi menggunakan komponen hidup layak (KHL). Selain
              itu. omnibus law pun tengah digugat di Mahkamah Konstitusi (MK) saat ini.




                                                           313
   309   310   311   312   313   314   315   316   317   318   319