Page 317 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 OKTOBER 2021
P. 317
Meskipun bulan November ada event World Superbike (WorldSBK) belum bisa memberikan
pengaruh besar. Namun diharapkan ini bisa menjadi moment kebangkitan pengusaha, karena
sudah ditunggu-tunggu.
''Ini karena pertama, mudah-mudahan kita pengusaha menjadi momet yang kita tunggu dan
bisa membangkitkan ekonomi yang di NTB. Tapi belum bisa memberikan kenaikan UMP,"
jelasnya.
Sementara itu, Ketua Konfedrasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Provinsi NTB
Yustinus Habur menerangkan, sampai saat ini belum ada undangan rapat Dewan Pengupahan
Provinsi dari Dinas Tenaga kerja Provinsi NTB sementara Formula perhitungannya dan data -
datanya juga belum jelas. Namun diharapkan UMP 2022 ada kenaikan.
"Ya karena tahun lalu tidak naik ya kalau bisa 2 digit lah. Ya naik 10 ke atas," imbuhnya.
Dikatakan, pihaknya di dewan pengupahan berdasarkan formula dan aturan yang ada bukan
sekedar berbicara saja. Sebagai contoh sejak pandemi ini banyak biaya tambahan, hal tersebut
yang juga diperhatikan oleh pengusaha.
"Sebetulnya kami yang di Dewan Pengupahan berdasarkan formula dan aturan yang ada, bukan
sekedar bicara. Sebagai contoh sejak pandemi ini biaya tambahan adalah masker, handsanitizer,
dan lain-lain, tetapi di dalam aturan belum ada," terangnya, (dev)
316

