Page 131 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 FEBRUARI 2020
P. 131

Title          DPR RI JANJI LIBATKAN BURUH DALAM PEMBAHASAN RUU CIPTAKER OMNIBUS LAW,
                              KSPSI: JIKA HILANGKAN HAK BURUH, KITA TIDAK AKAN DIAM
               Media Name     pikiran-rakyat.com
               Pub. Date      13 Februari 2020
                              https://www.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-01339865/dpr-ri-janji-libat kan-buruh-
               Page/URL       dalam-pembahasan-ruu-ciptaker-omnibus-law-kspsi-jika-hilangk an-hak-buruh-kita-tidak-
                              akan-diam
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive

















               Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia ( RI ), pada Kamis, 13 Februari 2020
               telah menerima secara resmi draf Rancangan Undang-Undang Cipta Lapangan Kerja
               ( RUU Ciptaker ) yang diberikan pemerintah.

               Adapun penerimaan RUU tersebut dikirimkan dari pemerintah yang diwakili
               beberapa Menteri Kabinet Indonesia Maju, antara lain Menteri Koordinator
               Perekonomian, Menteri Keuangan, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Agraria dan
               Tata Ruang /Badan Pertanahan Nasional ( ATR / BPN ), Menteri Hukum dan HAM,
               serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

               Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari laman resmi RI , Komisi IX RI berkomitmen akan
               melibatkan kelompok buruh dalam pembahasan RUU Ciptaker yang pembahasannya
               menggunakan metode Omnibus Law.

               Kelompok buruh yang dilibatkan dalam pembahasan RUU tersebut guna menjawab
               keresahan kaum buruh terkait simpang siurnya draf RUU Ciptaker .

               Namun Wakil Ketua Komisi IX RI Sri Rahayu mengatakan, sampai saat ini pihaknya
               belum menerima draf RUU Ciptaker dari Pemerintah.

               "Karena kami belum menerima drafnya, jadi kami akan menampung aspirasi yang
               disampaikan kaum buruh . Namun, jika nanti sudah masuk dan Bamus putuskan
               untuk dibahas, kami akan libatkan kaum buruh dalam pembahasan," katanya.

               Hal itu dikayakan Sri Rahayu saat menerima audiensi Presiden Konfederasi Serikat
               Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea dan perwakilan buruh di
               Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu, 12 Februari 2020.

               Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea, dalam audiensi itu mengungkapkan keresahan
               kalangan buruh tentang RUU Omnibus Law Ciptaker yang dinilainya dibahas
               sembunyi-sembunyi.



                                                      Page 130 of 177.
   126   127   128   129   130   131   132   133   134   135   136