Page 128 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 FEBRUARI 2020
P. 128
"Kalau begitu saya kurang setuju, itu tidak boleh mengatur secara detail macam
begitu, harus diatur secara umum," lanjutnya.
Menurut Frans, tak jadi masalah apabila pemerintah mengimbau perusahaan-
perusahaan besar memberi bonus pada karyawannya.
Akan tetapi, ia tak sepakat apabila ada angka yang ditentukan oleh pemerintah.
Bonus 5 Kali Gaji untuk Pekerja Sebelumnya, dilansir Kompas.com , Airlangga
mengatakan, dengan diterapkan bonus tersebut, pemerintah tidak akan
menghilangkan aturan pesangon bagi korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
Menurutnya, aturan yang mengatur pembayaran pesangon oleh perusahaan dalam
UU Ketenagakerjaan masih berlaku.
"Lima kali itu sweetener." "Dengan ditandatanganinya perjanjian Undang-undang
(UU), nanti tenaga kerja dapat sweetener ." "Kalau pesangon tetap dengan regulasi
yang berlaku, jadi ini beda, on top ," kata Airlangga.
Lebih lanjut, Airlangga menerangkan bahwa secara umum, omnibus law Cipta Kerja
mengatur agar pekerja mendapatkan hak atas gaji yang layak.
Terlebih di tengah iklim perekonomian global yang sedang bergejolak ini.
"Hak untuk mendapatkan pekerjaan, hak untuk mendapatkan gaji itu diatur dengan
Omnibus Law, apalagi dunia sekarang sedang mendapatkan banyak gejolak,"
tuturnya.
(Tribunnews.com/Widyadewi Metta) (Kompas.com/Mutia Fauzia) Artikel ini telah
tayang di Kompas.com dengan judul "Airlangga: Bonus ke Karyawan yang Telah
Bekerja 1 Tahun Sebesar 5 Kali Gaji".
Page 127 of 177.

