Page 159 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 FEBRUARI 2020
P. 159
Title RUU OMNIBUS LAW CIPTAKER TAK REPRESENTASIKAN KEINGINAN BURUH
Media Name mediaindonesia.com
Pub. Date 13 Februari 2020
https://mediaindonesia.com/read/detail/289966-ruu-omnibus-law-ciptaker -tak-
Page/URL
representasikan-keinginan-buruh
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
KETUA Umum Federasi Buruh Lintas Pabrik (FBLP) Jumisih mengeluhkan Rancangan
Undang-undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker) yang tak mewakili
kepentingan buruh.
Menurutnya RUU itu hanya memberikan kemudahan bagi pengusaha dan
terciptanya investasi. Di lain pihak, buruh justru menghadapi ketidakpastian kerja
hingga terancam oleh kemudahan pemutusan hubungan kerja (PHK) oleh
perusahaan.
"Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja yang digagas oleh pemerintah demi
memberikan kemudahan-kemudahan bagi investor dengan mengabaikan hak-hak
rakyat (buruh)," ujarnya kepada Media Indonesia, Kamis (13/2).
Lebih lanjut pihaknya menjelaskan, pembentukan Omnibus Law Ciptaker ini
dipengaruhi oleh situasi politik Indonesia.
Menurutnya, pemerintah sedang membuka keran investor seluas-luasnya dengan
dalih untuk menyerap pengangguran yang jumlahnya sudah mencapai 7 juta jiwa,
dan akan terus bertambah 2 juta setiap tahunnya.
Bamus DPR Bahas RUU Cipta Kerja Pekan Depan Namun, secara subtansial isi dari
rancangan ini menurut Jumisih justru akan mempermudah PHK, memberikan
peluang bagi pengusaha untuk membayar upah buruh di bawah upah minimum
provinsi (UMP); penerapan Labour Market Fleksibility yang membabi-buta sehingga
berimplikasi pada ketidakpastian kerja.
Ia memprediksi akan ada hak-hak buruh perempuan yang berpeluang terabaikan
serta terhambatnya potensi angkatan kerja muda.
Pihaknya pun beranggapan proses pembentukan RUU Omnibus Law Ciptaker ini
tidak melibatkan buruh. Sehingga dinilai tidak sesuai dengan Indonesia yang
menganut sistem demokrasi.
Mewakili buruh, dirinya menyarankan agar pemerintah meninjau ulang
pembentukan kebijakan baru itu. Karena proses pembentukannya yang dinilai tidak
Page 158 of 177.

