Page 261 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 NOVEMBER 2021
P. 261

Judul               Transparansi Data Penentu Upah Minimum
                Nama Media          nkriku.com
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://nkriku.com/transparansi-data-penentu-upah-minimum/
                Jurnalis            redaksi
                Tanggal             2021-11-10 14:46:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 7.500.000

                News Value          Rp 22.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif




              Ringkasan
              Penetapan upah minimum tahun 2022 oleh Gubernur tinggal menghitung hari. Penetapan upah
              minimum  kabupaten/Kota  (UMK)  tahun  2022,  mengacu  amanat  Pasal  35  ayat  (2) PP  No  36
              Tahun 2021, diumumkan paling lambat tanggal 30 Nopember 2021. Sementara itu penetapan
              upah  minimum  propinsi  (UMP)  ditetapkan  paling  lambat  tanggal  21  Nopember  2021  sesuai
              amanat Pasal 29 ayat (1) PP No. 36 Tahun 2021.



              TRANSPARANSI DATA PENENTU UPAH MINIMUM

              Penetapan upah minimum tahun 2022 oleh Gubernur tinggal menghitung hari. Penetapan upah
              minimum  kabupaten/Kota  (UMK)  tahun  2022,  mengacu  amanat  Pasal  35  ayat  (2) PP  No  36
              Tahun 2021, diumumkan paling lambat tanggal 30 Nopember 2021. Sementara itu penetapan
              upah  minimum  propinsi  (UMP)  ditetapkan  paling  lambat  tanggal  21  Nopember  2021  sesuai
              amanat Pasal 29 ayat (1) PP No. 36 Tahun 2021.

              Penetapan UMP dan UMK tahun 2022 dihitung dengan menggunakan rumus yang diatur pada
              Pasal 26 PP No. 36 Tahun 2021, dengan 5 variabel data penentu di propinsi yaitu data rata-rata
              konsumsi per kapita, rata-rata banyaknya anggota rumah tangga, rata-rata banyaknya anggota
              rumah tangga yang bekerja pada setiap rumah tangga, inflasi dan pertumbuhan ekonomi.

              Dengan  rumus  perhitungan  penentuan  UMP  dan  UMK  di  PP  No  36  Tahun  2021  dipastikan
              persentase  kenaikan  UMP/K  akan  jauh  lebih  kecil  dibandingkan  penentuan  UMP/K  dengan
              metode survey kebutuhan hidup layak (KHL) atau penetapan UMP/K di PP No. 78 Tahun 2015.

              Ketika metode penentuan kenaikan UMP/K dengan melakukan survey harga KHL ke pasar maka
              Dewan Pengupahan mengetahui harga-harga kebutuhan buruh di pasar yang akan dibeli para
              buruh, dan metode ini riil mengambarkan harga kebutuhan hidup layak buruh.

              Metode survey harga kebutuhan hidup di pasar direvisi dengan metode penjumlahan persentase
              inflasi dan pertumbhan ekonomi nasional di PP No. 78 tahun 2015. Metode penentuan kenaikan
              UMP/K di PP No. 78 ini tidak riil menggambarkan kondisi harga-harga di pasar yang akan dibeli
              buruh dan keluarganya. Namun PP No. 78 masih mengatur penentuan kenaikan UMP/K di tahun

                                                           260
   256   257   258   259   260   261   262   263   264   265   266